MAMASA, BKM — Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Mamasa ke 14 tahun 2016 dilaksanakan secara sederhana tetapi tetap menunjukkan kemeriahan. HUT Mamasa yang dilaksanakan di halaman kantor bupati Mamasa tersebut dihadiri Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh dan sejumlah pejabat teras Pemerintah Provinsi Sulbar.
Tampak hadir dalam acara itu, Bupati Majene, Kalma Katta dan sejumlah perwakilan pemerintahan dari kabupaten tetangga. Hadir pula mantan bupati Mamasa periode pertama, M Said Saggaf didampingi sejumlah tokoh pejuang pembentukan Kabupaten Mamasa. Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh pada kesempatan tersebut mengatakan, perjuangan pembentukan Kabupaten Mamasa pada tahun 2002 lalu merupakan kenangan sejarah yang tak terlupakan.
Banyak hal yang menjadi kenangan pada masa itu. Dimana, semangat reformasi dalam mengubah tatanan kehidupan masyarakat Mamasa yang lebih baik telah terpatri disanubari rakyat Mamasa. Anwar menambahkan, masyarakat Mamasa dalam mengisi pembangunan harus terus mengingat jasa para pejuang pembentukan Kabupaten Mamasa agar daerah ini tetap diberkati Tuhan Yang Maha Kuasa.
”Saya ingat pada masa perjuangan. Betapa sulitnya mendapatkan suatu daerah otonom. Sehingga diingatkan jangan melupakan sejarah,” ujar gubernur saat menjadi inspektur upacara, Jumat (11/3).
Menyorot soal pembangunan infrasruktur jalan, Anwar mengungkapkan kesyukurannya atas pembangunan jalan menuju Mamasa yang sudah hampir tuntas. ”Saya sangat bersyukur karena diakhir masa jabatan gubernur dua periode pada akhir tahun ini, pembangunan jalan provinsi antara Mamasa-Polewali Mandar (Polman) bisa tuntas tahun ini. Pembangunan jalan nasional antara Salubatu, Kecamatan Tabulahan hingga Kecamatan Mambi tahun ini, sudah berjalan. Kecuali Mala’bo, Kecamatan Tandukkalua menuju kecamatan Mambi, nanti pada tahun 2017 baru berjalan dengan anggaran sebesar Rp270 miliar. Begitu pula antara Mamasa menuju Kecamatan Tabang, berjalan ditahun 2017 dengan anggaran sebesar Rp360 miliar. Ini sudah kami koordinasikan dengan pihak balai. Saya berharap gubernur yang terpilih nantinya dapat melanjutkan pembangunan tersebut,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Mamasa, Ramlan Badawi menyampaikan, sangat berterimakasih kepada gubernur Sulbar maupun anggota DPRD Sulbar yang telah memperjuangkan Mamasa. Sehingga jalan poros Mamasa ke Polewali sudah bisa mulus tahun ini sebagaimana dirasakan sekarang. Selain jalan, Ramlan juga mengingatkan kepada pemerintah Sulbar kiranya dapat memerhatiakan pembangunan kepariwisataan, serta mengalokasikan anggaran dalam rangka Mamasa sebagai daerah destinasi wisata.
Menyinggung soal pengoperasian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang baru-baru ini resmi dioperasikan, Ramlan menjamin, pengoperasian RSUD tersebut sedang dimaksimalkan. Hal tersebut ditandai dengan hadirnya lima dokter ahli yang telah siap melayani di RSUD tersebut. ”Dengan penggunaan RSUD Mamasa diharapkan dimasa akan datang tidak ada lagi pasien yang dirujuk ke luar Mamasa. Saya berharap pengoperasian RSUD ini merupakan salah satu kado istimewa bagi masyarakat Mamasa yakni pelayanan kesehatan yang semakin maksimal dan dekat,” kata Ramlan. (dar/mir/c)