Site icon Berita Kota Makassar

Dendam Diajak Berkelahi, Teman Dibunuh

SOPPENG, BKM — Apa yang dilakukan Daddi (32) ini terbilang tega. Warga Dusun Bera, Desa Laringgi, Kecamatan arioriawa, Kabupaten Soppeng itu sampai hati membunuh temannya sendiri bernama Arsad alias Acong (21), warga satu dusunnya.
Peristiwa mengenaskan itu berlangsung, Selasa (14/3) pukul 23.00 Wita. Informasi yang diperoleh, menyebutkan bahwa sebelum menghabisi nyawa Acong, Daddi bersama lima temannya menggelar pesta minum minuman keras (miras) di salah satu kafe di Labenkulu, Kabupaten Soppeng.
Sekitar pukul 22.00 Wita, Daddi meminta diantar temannya bernama Jumain alias Menggong untuk mencari Acong. Sebelum sampai di lokasi kejadian, pelaku terlebih dahulu singgah mengambil parang yang disimpan di rumah rekannya.
Tidak lama kemudian Daddi akhirnya menemukan orang yang dicarinya. Saat itu Acong bersama temannya, Rustam (33) tengah duduk-duduk di Poskamling sebelah barat Masjid Bera.
Tanpa basa basi, pelaku langsung menyerang dengan membabi buta. Korban terkena tebasan parang pada leher bagian belakang tembus ke pipi, serta beberapa bagian tubuh lainnya.
”Korban langsung meninggal di lokasi kejadian,” ujar Rustam, kemarin.
Menurut pengakuan Daddi, dia nekat memarangi temannya itu karena dendam. Ia mengaku pernah diajak berkelahi oleh korban.
Kanit Intel Polsek Marioriawa, Aiptu Alfon menjelaskan, dari hasil identifikasi, di tubuh korban terdapat sejumlah luka. Diantaranya luka robek di leher 4 cm dengan tebal kurang lebih 2cm. Luka robek di leher belakang sampai pipi kurang lebih 5 cm, robek di telinga sedalam kurang lebih 3 cm.
Ada pula luka robek di atas leher sampai di atas telinga, luka robek pada lengan, siku kiri dan pertengahan lengan. Tangan terputus dan luka robek pada jari. Terdapat luka robek di punggung tangan, usus keluar, tangan kanan terpotong sampai pergelangan.
Kapolsek Marioriawa, AKP Syamsuddin mengatakan, pelaku sudah menyerahkan diri ke mapolsek dengan membawa barang bukti berupa sebilah parang. ”Dia diantar temannya setelah melakukan pembunuhan. Kasusnya tengah dalam penyelidikan,” ujarnya. (ono/rus/b)

Exit mobile version