BARRU, BKM — Selama sepekan program immunisasi berlangsung di Kabupaten Barru dari 8-15 Maret 2016. Dinas Kesehatan yang ditarget mengimmunisasi 13.333 balita, ternyata berhasil over target dengan capaian 13.346 balita.
Meski over target, Dinkes tetap menggunakan masa waktu tiga hari pasca program sepekan untuk melakukan ‘sweeping’ kepada balita yang belum disuntik kekebalan seperti polio. Untuk mensweeping balita dari rumah ke rumah warga yang belum diimmunisasi, kini diintensifkan tiga hari dari 16-18 Maret 2016.
Kabid Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan(P2PL) Dinkes Barru, Idris, di ruang kerjanya, Rabu (16/3) mengatakan target yang dilampaui bukan hanya dilakukan disemua Pos Yandu diberbagai wilayah kecamatan hingga pedesaan. Tetapi kepada warga perantau yang baru datang dan hendak bepergian keluar Barru, juga tak luput dari program immunisasi ini.
“Makanya kami buka posko immunisasi di Pelabuhan Garongkong dan dilokasi itu berhasil diimmunisasi 52 balita diluar wilayah,” aku Idris.
Pihak P2PL optimis jika capaian target bisa lebih besar dari apa yang dicapai dalam pekan immunisasi itu dengan adanya tambahan waktu selama tiga hari dalam melakukan ‘sweeping’ kepada balita yang belum diimmunisasi.
Petugas P2PL saat ini akan terus berkeliling dari kampung ke kampung dan berkoordinasi dengan pihak Desa/Kelurahan hingga ke tingkat dusun, untuk mendata dan mengimmunisasi langsung balita yang belum sempat diimmunisasi sesuai jadwal sepekan dari program tersebut. (udi/C)