Site icon Berita Kota Makassar

Irfan : DPP Harus Respon Ancaman Kader Yang Ingin Pindah

MAKASSAR, BKM–Kader Partai Amanat Nasional (PAN) yang kecewa dan kukuh menolak hasil Musyawarah Wilayah (Muswil) IV di Hotel Singgasana yang mengancam akan meninggalkan partai berlambang matahari terbit itu harus direspon sebagai bahan pertimbangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sebelum mengambil sebuah keputusan.
Hal tersebut di kemukakan Wakil Ketua DPW PAB Sulsel Andi Irfan AB di ruang Komisi A DPRD Sulsel, Rabu (16/3).
Menurut Irfan AB, adanya ancaman sejumlah kader yang ingin hengkang dari PAN harus disikapi bijak oleh DPP atau elit partai di Sulsel. “Kita harus melihat persoalan tersebut dengan bijak dan hati-hati,”ujar Irfan kemarin.
Belum lagi adanya rencana 16 DPD PAN se Sulsel bersama seratusan DPC akan mengadu ke Mahkamah Partai (MP) guna memprotes proses Muswil yang tidak sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART) serta Pedoman Organisasi Partai (POP).
Terkait hal itu, staf MP, Upi yang dihubungi koran ini kemarin mengaku jika laporan atau aduan dari 16 DPD asal Sulsel belum masuk ke MP. “Hingga saat ini laporan dari 16 DPD di Sulsel belum kami terima, namnti kalau sudah ada kami akan sampaikan,”ujar Upi kemarin. MP PAN sendiri diketuai oleh Yasinkara.
Sementara itu, beredar informasi jika Ketua DPD PAN Maros, Hatta Rahman berpeluang menjadi ketua DPW PAN Sulsel alternatif, bilamana kelima formatur yakni Ashabul Kahfi, Najamuddin, Andi Jamaluddin Jafar, Andi Yusran Paris dan Doddy Amiruddin tetap bertahan dengan sikapnya untuk menjadi ketua. “Saya yakin yang ditunjuk DPP sebagai ketua DPW PAN Sulsel tidak diluar dari lima formatur itu,”ujar Yusran Paris. (ita/rif)

Exit mobile version