Site icon Berita Kota Makassar

PKS Sulsel Target Pemenangan di Pilbup

TAKALAR, BKM–Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulsel menargetkan akan memenangkan sejumlah daerah di Pemilihan Bupati (Pilbup) dan Pemilihan Walikota (Pilwali) pada 2017 dan 2018 mendatang.
Untuk itu, PKS Sulsel akan menyambangi akar rumput setiap pekan.
Kegiatan tersebut sebagai wujud pendampingan DPW PKS Sulsel kepada pengurus PKS di setiap kabupaten dan kecamatan se-Sulsel. Kunjungan pertama dimulai di kabupaten Takalar. “Hari ini kami datang untuk melakukan supervisi langsung terkait progres program yang diturunkan oleh DPP,” ujar ketua bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada PKS Sulsel, Sri Rahmi, Kamis (17/3).
Srikandi PKS di parlemen Sulsel ini juga menuturkan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab BPH PKS Sulsel terhadap struktur di bawahnya. “Kami akan terus melakukan pengawalan kepada BPH DPD-DPD hingga DPC. Monitoring evaluasi akan digilir setiap pekan. Ini bentuk tanggung jawab kami. Sehingga para pengurus di daerah juga merasa dibersamai oleh kami,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Ketua DPD PKS Takalar, Hairil Anwar, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para pengurus wilayah atas pengawalan tersebut.
“Kami ucapkan terima kasih kepada DPW atas asistensi rutinan ini. Kami sangat terbantu dalam melaksanakan program turunan DPP,” ungkap Hairil yang juga wakil ketua DPRD Takalar ini.
Di Pilbup Takalar, PKS yang mengontrol 4 kursinya di parlemen dan menyiapkan dua kadernya masing-masing Syamsari Kitta dan Hairil Anwar.
Golkar Takalar yang diketuai Natsir Ibrahim juga sejak awal melakukan sosialisasi untuk bertarung. Bahkan Wakil Bupati Takalar ini secara tegas ingin maju sebagai calon bupati. Kedekatan Natsir dengan elit Golkar menjadi motivasi untuk mengincar posisi 01.
Dosen ilmu politik UIN Alauddin, M Sabri menilai peluang Syamsari untuk menantang petahana Buhanuddin Baharuddin dan Natsir sangat besar. Apalagi bila Syamsari berpaket dengan Ahmad Dg Se’re atau Makmur A Sadda. “Bila tiga kekuatan yang pernah bertarung di Pilbup 2012 lalu menyatu seperti Syamsari, Makmur dan Ahmad Dg Se’re, maka akan sangat merepotkan petahana”pungkas Sabri.
(jun/rif/c)

Exit mobile version