MAMUJU, BKM — Pencanangan Kampung KB oleh Presiden RI, Joko Widodo beberapa waktu lalu di Jawa Barat, terus digelorakan di daerah lainnya di seluruh Indonesia. Termasuk di Provinsi Sulawesi Barat. Di daerah ini, Kampung KB diletakkan di Desa Tapandullu, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulbar.
Launching Kampung KB ini telah dilakukan Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh bersama Inspektur Utama BKKBN pusat, Mieke Selfia Sangian pada Sabtu (19/3). Kegiatan ini turut dihadiri Eny Angraeny Anwar Adnan Saleh yang juga anggota DPR RI dari Komisi IX Fraksi Golkar, Plt Sekkab Mamuju, Daud Yahya dan para pimpinan SKPD provinsi dan pimpinan SKPD Kabupaten Mamuju, dan Kepala BKKBN Perwakilan Sulbar, Andi Rita Mariani.
Kepala BKKBN Perwakilan Sulbar, Andi Rita Mariani menyatakan, terpilihnya Desa Tanpandullu sebagai daerah pencanangan Kampung KB, karena memelihat posisi desa ini yang terpencil dan serba kekurangan. Sebelum melakukan penetapan, pihaknya terlebih dahulu melakukan pengkajian. ”Kondisi Sumber Daya Manusia (SDM) di desa ini masih rendah. Kepesertaan KB pun masih rendah. Kemudian minimnya fasilitas kesehatan, sanitasi dan masih terdapat rumah-rumah tidak layak huni,” ujar Rita.
Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, mengatakan, dalam pencanangan Kampung KB tidak sekadar seremonial di Desa Tapandullu. Ia berharap, dalam kurun waktu enam bulan setelah launching Kampung KB, harus ada perubahan di Desa Tapandullu. Dari itu, ia berharap semua stakeholder tarklait dapat bersinergi untuk membangun daerah tersebut. Tak terkecuali pihak TNI dan Polri.
”Kita harus bersama-sama mengeroyok program Kampung KB ini. Sehingga ada pencapaian bagi masyarakat,” pesan Anwar.
Inspektur Utama BKKBN Republik Indonesia yang juga selaku Pembina Wilayah Provinsi Sulbar, Mieke Selfia Sangian, mengungkapkan, dalam laju pertumbuhan penduduk di Indonesia saat ini, sudah mencapai sebesar 1,49 persen atau setiap tahunnya jumlah penduduk bertambah 3 sampai 4 juta jiwa.
”Untuk itu, dalam program KB harus disinergikan antara kuantitas penduduk dengan kualitas penduduk untuk mengimplementasikan program nasional Nawacita,” pesannya.
Plt Sekkab Mamuju, Muh Daud Yahya, mengatakan, ditetapkannya program nasional pada program BKKBN ini, dengan nama Kampung KB di Desa Tapandullu, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, maka nantinya desa ini serta masyarakatnya akan mampu mendapatkan perubahan pada pola hidup yang sejahtera. Karena program ini berjalan, maka pastinya akan ada juga perubahan peningkatan.
”Kondisi Desa Tapandullu masih membutuhkan sentuhan, pembinaan serta motivasi dari seluruh stakeholder baik ditingkat kabupaten maupun provinsi,” ucapnya. (ala/mir/c)