Site icon Berita Kota Makassar

Dandim dan Polres Dukung Gerakan Mapaccing

MAMUJU, BKM — Gerakan Mapaccing terus mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Selain masyarakat sendiri yang perlahan-lahan mulai tergerak untuk ikut membersihkan, pada Jumat (18/3) jajaran Kodim 1418 Mamuju dan Polres Mamuju menerjunkan pasukan untuk ikut dalam kegiatan penyadaran masyarakat terkait kebersihan.
Kodim 1418 Mamuju, Letkol Muh Imran yang ikut langsung dalam kegiatan tersebut, mengungkapkan, gerakan Mamuju Mapaccing merupakan suatu gerakan yang sangat bagus. Karena dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat. Pihaknya pun sangat mendukung program yang dicanangkan pemerintah daerah.
Menurutnya, TNI akan melakukan kegiatan Mapaccing setiap Jumat pagi untuk melaksanakan kebersihan Mapaccing. TNI sendiri itu ada gerakan jumpa berlian. Gerakan Jumat pagi bersih lingkungan ini dipadukan dengan gerakan Mamuju Mapaccing,” ujarnya .
Imran berpesan kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung program pemerintahan Habsi-Irwan dalam mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan nyaman. Karena kegiatan ini juga sebut Letkol Imran bisa mengantarkan Mamuju untuk dapat Adipura. Selain personel Kodim 1418 Mamuju, juga personel dari Polres Mamuju turutmelakukan kegiatan bersih-bersih kota tersebut.
Rombongan kepolisian dipimpin langsung Wakapolres Mamuju, Kompol Andri. Ia mengatakan, kepolisian sangat mendukung program yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Mamuju tentang Mamuju Mapaccing. ”Kita sangat mendukung dan akan tetap berpartisipasi setiap kegiatan ini dilakukan. Kami mengharapkan agar kepala dinas kebersihan dan pemerintah menyediakan peralatan. Karena ini merupakan salah satu kendala kami. Tetapi kami juga akan tetap mengupayakan hal itu,” aku Kompol Andri.
Wakil Bupati Mamuju, Irwan SP Pababari yang melakukan pemantauan terhadap kegiatan ini mengungkapkan, perlu mengundang masyarakat sekitar dimana lokasi diadakan kegiatan Mamuju Mapaccing. Hal ini bisa dijadikan permulaan dalam memberitahu dan mengajak masyarakat untuk ikut terlibat dalam kegiatan bersih-bersih kota ini.
Tak lupa Irwan Pababari mengajak seluruh masyarakat Mamuju untuk bisa terlibat dalam kegiatan yang sudah berjalan selama empat minggu pascadilaunching. Menurutnya, apabila Mamuju bisa bersih, warga juga yang bisa merasakan. ”Saya optimis dengan adanya perubahan, setelah empat minggu ini akan ada perubahan secara fisikli ataupun secara mentalitas,” terangnya.
Sementara itu, Bupati Mamuju, Habsi Wahid, mengakui, selama empat minggu kegiatan ini berjalan masyarakat sudah mulai sadar dan mulai terlibat dalam kegiatan bersih-bersih di sekitar rumah masing-masing. Terkait keterlibatan aparat TNI dan kepolisian, Habsi menuturkan sangat membantu dalam mendapatkan support dari masyarakat.
”Mamuju Mampaccing ini setiap minggu akan dilakukan perbaikan. Misalnya kesadaran masyarakat belum optimal ini akan kita lakukan melalui upaya–upaya pendekatan RW, RT, dan Lurah supaya mereka betul–betul sadar bagaimana pentingnya kita melakukan bersih kota,” urai Habsi Wahid.
Ia menambahkan, Pemkab saat ini tengah menggodok peraturan tentang kebersihan yang akan dirumuskan tim. Tujuan utamanya, untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat, perusahaan swasta maupun instansi vertikal lainnya. Habsi Wahid menegaskan, meski masuk dalam program prioritas seratus hari kerja pemerintahan yang dipimpinnnya, namun ia mengatakan, gerakan untuk membuat mamuju menjadi daerah bersih ini tidak akan putus dalam seratus hari ke depan. Bahkan intensitasnya akan lebih diperbaiki. (ala/mir/c)

Exit mobile version