MAKASSAR BKM–Partai Hanura Sulsel baru saja menyelesaikan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) di 22 kabupaten Kota di Sulsel minus Soppeng dan Wajo. Dari semua daerah hanya Pinrang, Makassar dan Maros yang memunculkan reaksi atau protes atas penyelenggaraan Muscab tersebut, sementara daerah lainnya berlangsung aman dan lancar.
Wakil Ketua DPD Hanura Sulsel Imbar Ismail menegaskan bila dengan tuntasnya pelaksanaan Muscab, maka konsentrasi partai yang dipimpin Wiranto ini selanjutnya akan menghadapi Pilgub Sulsel, Pilbup di 13 kabupaten kota serta Pileg 2019 mendatang. “Usai pengukuhan pengurus, maka Hanura akan tancap gas menghadapi tiga momentum politik kedepan yakni Pilgub, Pilkada dan Pileg,”ujar Imbar, Selasa (22/3).
Imbar yang juga Wakil Ketua Komisi B DPRD Sulsel ini menambahkan bila tiga daerah akan menjadi perhatian khusus yakni Pinrang Makassar dan Maros. “Kita berharap semua kader untuk kembali solid dan bekerja,”jelasnya.
Sementara itu, Andareas Tadan kembali memimpin Hanura Toraja pada Muscab II yang digelar di Puri Artha Hotel, Senin (21/3). Muscab yang dibuka ketua DPD Hanura Sulsel Ambo Dalle diikuti 16 pengurus PAC yang secara aklamasi kembali mempercayakan Andareas sebagai ketua DPC periode 2016-2020.
Andareas dinilai berhasil memimpin Hanura Toraja dan berhasil meloloskan 4 kadernya masuk parlemen yakni Sony Palulungan, Yakobus Tonglolangi, Selmy Sattu dan Andareas yang kini tercatat sebagai Wakil Ketua DPRD Toraja.
Legislator Hanura, Sony Palulungan juga memuji Andareas karena keberhasilannya dalam memimpin. Hal sama dikemukakan Selmy Sattu yang juga ketua Fraksi Hanura DPRD Toraja, “Muscab II bertepatan ultah saya yang ke-44, sekaligus menjadi momentum evaluasi guna mencapai hasil maksimal kedepan. Kami ingin menjadikan Partai Hanura besar dan bermartabat yang didasari kekompakan dan ihlas kerja keras,”ujar Selmy.
Sementara itu, Muscab Hanura Maros menetapkan Rusli Rasyid sebagai ketua terpilih. Rusli terpilih secara aklamasi pada Muscab yang digelar di Hotel Transit Maros. Muscab Hanura Maros diambil alih DPD Hanura Sulsel setelah sempat tertunda dua kali. “Alhamdulillah, partai memberi amanah itu kepada kami. Tentunya kedepan kami akan bekerja secara maksimal dan tidak muluk-muluk, bagaimana kami menambah kursi di DPRD minimal 1 kursi satu dapil,”ujar Politisi yang akrab dipanggil Hacel ini.
Hacel menggantikan Asnawing Tahir yang menjadi ketua Hanura dua periode.
Muscab dihadiri yang diikuti 11 PAC, dihadiri sekretaris DPD Hanura Sulsel Waris Halid bersama tim Muscab dari provinsi. (ari-gus/rif/c).