Site icon Berita Kota Makassar

Naskah UN Molor Tiba di Makassar

MAKASSAR, BKM — Naskah Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMA/sederajat dipastikan molor tiba di Makassar. Sedianya, naskah UN sudah harus berada di daerah ini, Minggu (20/3) lalu.
Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Sidik Salam menjelaskan, keterlambatan naskah UN tiba di Makassar karena persoalan ekspedisi. Perusahaan pemenang tender pencetak naskah ujian, PT Intermedia memercayakan pengangkutan naskah UN ke perusahaan ekspedisi Meratus.
“Sampai saat ini kami masih menunggu naskah UN itu tiba di Makassar,” kata Sidik di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (22/3).
Keterlambatan naskah ujian tiba otomatis akan mempengaruhi distiribusinya ke seluruh daerah. Sedianya, jika mengikuti jadwal, kata Sidik, naskah UN akan dikirim ke seluruh kabupaten/kota pada 23 Maret.
“Tapi karena molor dari jadwal, otomatis akan mempengaruhi distribusi soal-soal itu ke sekolah-sekolah yang menyelenggarakan UN,” jelasnya.
Dia menegaskan, pihaknya tidak akan bertanggung jawab jika timbul persoalan diakibatkan lambatnya distribusi naskah UN tersebut.
“Sesuai jadwal, pendistribusian naskah ke 24 kabupaten/kota dimulai pada 23 Maret. Inikan terlambat satu-dua hari. Ke daerahnya juga pasti menyesuaikan,” ungkapnya.
Dia melanjutkan, saat naskah datang di Pelabuhan Makassar akan dikawal oleh pihak kepolisian. Kemudian akan dimasukkan ke gudang yang telah disiapkan, yakni Gudang Parumpa yang berlokasi di sekitar Daya, Makassar. Setelah itu akan didistribusikan ke daerah, dengan mengutamakan daerah terjauh. Selama proses itu, akan dikawal oleh aparat kepolisian.
“Aparat kepolisian sudah berjaga di pelabuhan. Aparat keamanan akan mengawal distribusi soalnya mulai dari pelabuhan ke gudang dan selanjutnya ke kabupaten kota di seluruh Sulsel,” ungkap Sidik.
Dia berharap kejadian tahun 2013, dimana naskah UN dicetak di luar Sulsel menjadi bersoal karena sekolah kekurangan lembar soal ujian.
Data dari Disdik Sulsel, tahun ini, khusus untuk SMA/SMK ada sekira 130.000 perserta UN. Ujian akan berlangsung 4 sampai 7 April mendatang. Untuk Ujian Nasional reguler, pesertanya terdiri dari 928 SMA, 390 SMK, dan 168 Paket C. (rhm/war)

Exit mobile version