Site icon Berita Kota Makassar

Pelaku Narkoba Terancam Dihadiahi Timah Panas

JENEPONTO, BKM — Kapolres Jeneponto, AKBP Joko Smarno menyatakan perang terhadap aksi penyelahgunaan narkotika di wilayah hukumnya. Joko bahkan mengancam akan melumpuhkan para pelaku penyelahgunaan narkoba dengan menggunakan timah panas.
“Narkoba adalah bahaya laten yang harus diberantas. Dampaknya sudah merambah ke semua lini, mulai pejabat sampai pelajar hingga oknum aparat senidir. Aksi peredaran haris distop. Kalau polisi dalam memburu pelaku kriminal, seperti narkoba capek, maka peluru yang lari,” tegas Joko Sumarno di acara Seminar Kehumasan dan Bela Negara di gedung Pertemuan Kantor BKP dan PP, Seasa (22/3).
Seminar yang mengambil tema “Akuntabilitas Peran Wartawan untuk Turut Serta Membangun Daerah dalam Memperkokoh Persatuan Bela Negara NKRI ini juga dihadiri Pasiter Kodim 1425 Jeneponto, Kapt Muh Amin, Sekretaris Kesbangpol dan Linmas, Ali Akbar Sekretaris Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian (BKP-PP) Jeneponto Farida Mappatunru, Ketua LSM Laskar Merah Putih Prop Susel, Suardi Ketua Persatuan Wartawan Turatea (Pewarta), Zukarnaen serta puluhan wartawan dan anggota LSM setempat.
Joko menambahkan, tidak ada lembaga seperti kepolisian, tentara atau wartawan yang melakukan kriminal melainkan oknum didalamnya. Untuk itu, Joko meminta seluruh pihak yang terlibat dalam seminar tersebut senantiasa melakukan pengawasan terhadap anggotanya.
“Semua orang yang terlibat kasus kriminalitas dan berstatus sebagai anggota di intitusi, baik Polisi, TNI, Wartawan, LSM maupun pejabat daerah semuanya adalah oknum. Tidak bisa digeneralisir bahwa institusinya yang tidak bgaus. Makanya, demi menjaga citra institusi kita semua, maka diharapkan agar meningkatkan pengawasan terhadap anggotanya,” tegas Joko Sumarno.
Sementara itu, Pasiter Kodim 1425, Kapt Muh Amin menjelaskan, Bela Negara yang diikuti kalangan sipil bertujuan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air.
“Bukan hanya tugas TNI untuk menjaga kedaulatan negara kira. Masayarakat sipil juga punya peran, minimal menumbuhkan rasa cinta tanah air, simbol negara,Pancasia dan Bhinneka Tunggal Ika,” kunci Kapten Amin. (krk-ril)

Exit mobile version