Site icon Berita Kota Makassar

21 legislator Sulsel Lirik Pilbup

MAKASSAR, BKM–Sedikitnya ada 21 anggota DPRD Sulsel yang melirik Pilbup 2017 dan 2018 mendatang.
Para wakil rakyat Sulsle mulai melakukan komunikasi dengan sejumlah partai politik. Bahkan ada pula yang sudah membentuk tim serta melakukan sosialsiasi di daerah.
Di Takalar ada nama legislator Partai Demokrat Ikrar Kamaruddin, legislator PKPI Suzanna Kaharuddin, dan legislator PKB Hengki Yasin.
Untuk Pilbup Jeneponto ada nama legislator Partai Golkar Hoist Bachtiar, legislator PAN Syamsuddin Karlos dan legislator PDIP Alimuddin. Untuk Pilbup Bantaeng ada legislator PPP Andi Sugiarti Mangun Karim, legislator Gerindra Anas Hasan. Adapun untuk Pilbup Sinjai ada nama legislator Demokrat Andi Irwan Patawari serta wakil ketua DPRD Sulsel Yusran Sofyan.
Untuk Pilbup Bone ada nama legislator PAN Andi Irwandi Natsir dan legislator Gerindra Andi Mangunsudi M.
Di Pilbup Wajo terdapat nama legislator PAN Andi Yusran Paris dan legislator PKB Anwar Sadat bin Abd Malik.
Di Pilbup Pinrang terdapat nama legislator PAN Andi Jamaluddin Jafar, sementara di Pilbup Enrekang nama legislator Gerindra Rusdin Tabi mulai disebut.
Adapun Pilwali Palopo terdapat nama legislator PKB Irwan Hamid, sementara di Pilwlai Makassar berpeluang yakni legislator Golkar HA Kadir Halid, legislator Nasdem Rahmatika Dewi serta legislator PKS Jafar Sodding.
Untuk tiga daerah lain seperti Luwu, Parepare dan Sidrap lebih didominasi legislator di daerah tersebut. Legislator PAN Syamsuddin Karlos menegaskan dirinya akan maju di jeneponto bila memang diinginkan masyartakat. ‘Tapi kalau masyarakat lebih banyak yang menginginkan petahana, maka saya tentu siap mendukungnya,”ujar anggota Komisi D DPRD Sulsel ini.
Sementara Ikrar Kamaruddin dan Hengki Yasin masih melihat konstalasi dukungan dan koalisi parpol di Takalar. “Kita masih menungu perkembangan dan peluang koalisi di Takalar,”ujar keduanya.
Tiga legislator Sulsel paling sering melakukan sosialisasi yakni Jamaluddin Jafar di Pinrang, Sugiarti MK di Bantaeng dan Irwan Hamid di Palopo. (rif)

Exit mobile version