SINJAI, BKM — Puluhan Warga Desa Lasiai, Kecamatan Sinjai Timur menggelar aksi protes lantaran jalan mereka tak kunjung diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sinjai. Warga melampiasan aksi protesnya dengan menanam pohon pisang di jalan dan memblokir jalan.
Salah seorang warga Darwis mengatakan aksi tanam pisang ini dilakukan lantaran sudah kesal jalan kami tidak diperbaiki Dinas Pekerjaan Umum. “Kami tanam pisang di Jalan karena sudah bosan menyampaikan kepada Kepala Desa agar Jalan di Desa ini segera di sampaikan kepada PU untuk diperbaiki, namun hingga hari ini belum ada tanda-tanda harapan Warga Lasia dipenuhi,”kesalnya
Bahkan, warga menilai jalan mereka hanya layak sebagai jalan ternak. “Kalau jalan rusak begini cuma layak dilewati sapi dan babi,”katanya
Sementara, Kepala Desa Lasiai, Ambo T yang dikonfirmasi terkai aksi warganya tersebut mengaku sudah sering menyampaikan aspirasi ini ke Pemkab namun tidak diindahkan. “Saya sudah sampaikan kepada Dinas PU agar jalan di Desa Lasiai ini segera dibenahi karena kondisinya sudah sangat memprihatinkan dan sudah puluhan tahun. Namun sampai sekarang belum juga diperbaiki. Bahkan tahun lalu sudah saya sampaikan agar pembangunan jalan di desa ini jadi skala prioritas,”pungkasnya
Bahkan Ia, Juga mengaku heran karena Desa yang jumlah penduduknya sebanyak 2.300 jiwa dan termasuk desa penghasil jagung dan semangka ini luput dari perhatian Pemkab.”Sangat disayangkan kalau Desa yang kaya akan hasil bumi seperti Jagung dan Semangka tidak diperhatikan, kan jadi tanda tanya juga,”ujarnya
Kepala Bidang Sarana Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sinjai, Syawal, mengaku, persoalan jalan rusak di Desa Lasiai, yang hingga saat ini belum diperbaiki karena keterbatasan anggaran pada Dinas Pekerjaan Umum.
“Kalau jalan Lasiai mau dikerjakan, maka terlebih dahulu yang harus dibenahi adalah jalan masuk ke sana, karena pembangunan jalan harus tersambung. Makanya saat ini kita sementara benahi poros Pasimarannu sampai dibatas Desa Lasiai,” ujarnya, Selasa (22/3).
Pihaknya berharap agar warga bersabar karena semua pembangunan jalan yang rusak akan diperbaiki, namun secara bertahap. (din/C)