MAKASSAR, BKM–Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulsel akan menggandeng lembaga survei tingkat nasional untuk mengukur popularitas dan elektabilitas bakal calon gubernur dan wakil gubernur jelang Pilgub Sulsel 2018 nanti. “Jelang Pilgub Sulsel, PDIP Sulsel akan menggandeng lembaga survei tingkat nasional, bukan lokal untuk mengukur tingkat popularitas dan elektabilitas kandidat jelang Pilgub nanti. Ini juga sekaligus untuk memotret siapa yang diinginkan masyarakat,”ujar Sekretaris DPD PDIP Sulsel, Rudi Pieter Goni (RPG) di sekretariat DPD, jalan Gunung Bawakaraeng Minggu (27/3).
Meski akan disurvei, namun berdasarkan hasil Rakorda, maka Ketua DPD PDIP Sulsel Andi Ridwan Wittiri (ARW) telah didorong DPD, 24 DPC serta 306 PAC serta telah menjadi sebuah keputusan. “Keputusan Rakorda tak bisa dirubah. Untuk itu, yang bisa menganulir keputusan Rakorda hanya DPP saja,”ujar RPG.
Meski nama ARW didorong kader partai berlambang banteng gemuk ini, namun terdapat nama mantan Kapolda Sulselbar yang siap berkompetisi di Pilgub yang juga melirik PDIP. ARW sendiri tak menampik bila Burhanuddin yang juga kerabatnya tetap mengincar posisi 01 di Pilgub nanti. “Tak mungkin mantan Kapolda turun untuk mengincar posisi 02, pasti 01 lah,”ujar ARW yang juga anggota DPR RI ini.
Sementara itu, Badan Pengurus Harian (BPH) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulsel melakukan kunjungan ke sejumlah kabupaten sejak 25 Maret hingga Minggu (27/3).
Kunjungan tersebut salah satu untuk menjadikan daerah yang dikunjungi dapat bertarung pada Pemilihan Bupati dan Wali Kota serta Pilgub 2018 mendatang.
Ketua Bidang Humas PKS Sulsel, E Z Muttaqien Yunus, mengatakan bahwa kunjungan tersebut rangkaian monitoring evaluasi DPW PKS Sulsel terhadap kerja-kerja PKS di kabupaten. “Kami turun ke daerah untuk menyamakan persepsi pengelolaan partai dan memberi support kepada para pengurus DPD PKS. Sekarang ada 4 tim yang berkunjung. Daerah yang kami sisir di antaranya Kabupaten Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Luwu Raya, Sidrap, Pinrang, dan Enrekang,”ujar Muttaqien yang juga alumni magister manajemen perkotaan Unhas ini, Minggu kemarin.
Sementara itu, legislator PKS Sulsel, Ariady Arsal, mengingatkan para pengurus DPD PKS tentang pentingnya menjaga komitmen kerja agar bisa mencapai target-target partai.
“Kita ingin meraih kemenangan, karena itu harus kerja, kerja, dan kerja. Kemenangan hanya akan diraih oleh orang yang bekerja, bukan yang bersantai-santai,” tegasnya.
Monitoring evaluasi DPW PKS Sulsel rencananya akan terus dilaksanakan setiap pekan. Sembari mendampingi DPD-DPD PKS se-Sulsel merampungkan nama-nama kepengurusan baru paling lambat bulan Mei tahun ini. (ita-jun/rif)
PDIP Siapkan Survei Jelang Pilgub

BKM/CHAIRIL GANDENG SURVEI--Sekretaris DPD PDIP Sulsel Rudi Pieter Goni bersama Andi Ansyari Mangkona, Ikbal Arifin, Husain Junaid, Andi Walinga memberikan keterangan di sekretaris DPD, Minggu (27/3) yang akan mengandeng lembaga survei nasional jelang Pilgub.