Site icon Berita Kota Makassar

Peserta UN 2016 Capai 4,849 Siswa

MAROS, BKM — Sebanyak 4,849 peserta Ujian Nasional (UN) dari tingkat SMA, SMK, Madrasa Alia, dan Paket C di Kabupaten Maros akan mengikuti UN 4 April mendatang. Hal ini dikatakan H Ashar Salam, Kepala Bidang Kurikulum Dinas Pendidikan Nasional Maros, pekan lalu.
Menurut Ashar, panitia penyelenggara UN Dinas Pendidikan Maros sudah menyiapkan segalah sesuatu kegitan yang dibutuhkan, mulai dari pendataan peserta UN, pembagian ruangan kelas para peserta, pengawas ruangan dan pengawas luar ruangan dengan melibatkan seluruh pengawas tingkat SMP dan SMA serta pengamanan dari kepolisian sudah terkordinir dengan baik.
“Kami dari Dinas Pendidikan sebagai penyelengaran UN untuk tingkat SMA/sederajat sudah tidak ada masalah,” jelas Ashar Salam.
Mengenai jumlah sekolah yang menjadi penyelenggara UN juga sudah dibagi, untuk tingkat SMA sebanya 24 sekolah, SMK sebanyak 13 Sekolah, Madrasah Alia 12 Sekolah dan Paket C sebanyak 6 PKBM penyelengara.
“Sekolah sekolah yang menjadi penyelengara pelaksanaan UN sudah siap mengahadpi UN. Semua sekolah penyelengara sudah menyatakan kesiapanya,” ujar Ashar Salam.
Mengenai pendisitribusian naskah UN untuk saat ini Naska untuk tingkat kabupaten khusus Maros, kata Anshar belum diterima pihaknya dari panitia tingkat provinsi Sulsel. Akan tetapi, lanjutnya, naskah UN dari semua jurusan sudah ada di Makassar. “Naskah UN sudah ada di Makassar, tapi belum dibawa ke daerah daerah termasuk Maros,” kata Ashar Salam.
Seperti biasanya, jika naskah UN baru didistribusikan ke kabupaten kota setelah menjelan pelaksanaan UN. Adapun rentan waktu pelaksanaan UN masih ada sepekan lagi dan kemungkinan besar pekan depan naskah UN sudah tiba di Maros.
naskah UN tersebut akan diamankan di Mapolres Maros, naskah baru dapat dijemput panitia pada hari pelaksanaan UN.
“Untuk menjaga kebocoran soal, naskah UN baru dapat dijemput pada hari pelaksanaan ujian nasional,” sebut Ashar Salam.
Sedangka untuk daerah terpencil yang jaraknya jauh dari Polres Maros, maka naskah UN dibawa ke Polsek-Polsek berdasarkan jumlah peserta UN yang ada di tingkat kecamatan itu. Naskah UN dikirim berdasarkan jumlah peserta yang dilaporkan panitia penyelengara yang ada ditingkat kecamatan.
“Naska ujian Nasional semua jurusan dibawa ke Polsek dengan pengamanan ketat oleh petugas kepolisian,” sebut Ashar Salam.
Untuk itu, kata dia, para panitia yang tunjuk agar melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan. (ari-ril)

Exit mobile version