Site icon Berita Kota Makassar

20 UKM Dilatih Kewirausahaan

MAMUJU, BKM — Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Provinsi Sulbar memberikan perhatian penuh pada upaya peningkatan kualitas para pelaku usaha yang ada Kabupaten Mamasa. Salah satunya dengan memberikan pelatihan. Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, yakni 23 sampai 25 Maret 2016, dibuka Kepala Dinas Perindagkop Sulbar, Suarnati didampingi Kadis Perindagkop Mamasa, Yusuf Kadir.
Kadis Perindagkop Sulbar, Suarnati, ketika ditemui BKM di ruang kerjanya, Selasa (29/3) kemarin, mengatakan, kegiatan yang telah dilakukan baru-baru ini di Kabupaten Mamasa, yaitu pelatihan kewirausahaan. Pelatihan ini diikuti sebanyak 20 orang peserta yang merupakan peserta pemula dan lanjutan.
Menurut Suarnati, tujuan utama atau sasaran yang ingin dicapai dari pelatihan kewirausahaan ini, untuk mendorong peningkatan kemajuan kepada pelaku kewirausahaan di Mamasa. Sehingga nantinya mereka mampu dalam mendorong potensi usaha yang ada di wilayah ini. ”Yang jelas, kalau melihat potensi usaha yang ada di Kabupaten Mamasa, cukup banyak yang bisa dikembangkan. Hanya saja, perlu ada sebuah pemahaman yang baik untuk mengarahkan aktivitas dalam akses usaha yang ada di wilayah ini,” katanya.
Selain membuka akses kewirausahaan, juga akan mampu membuka lapangan kerja terhadap program ini. Untuk itu, pihaknya akan terus mengawal dan mendorong program ini. Pihaknya akan terus menjalin kerjasama yang baik dengan pihak Pemkab Mamasa. Sehingga program ini akan berjalan dan nantinya akan mengarah oada pertumbuhan ekonomi masyarakat yang ada di Kabupaten Mamasa.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan UKM pada Dinas Koperindag Sulbar, Petrus Iminggus, mengatakan, yang dilakukan program pelatihan pewirausahaan ini adalah untuk memajukan usaha kecil menengah. ”Utamanya para pelaku usaha lokal, harus mampu kita berikan pemahaman dalam memajukan usahanya. Sehingga nantinya akan tumbuh secara baik, dan akan mengangkat pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah, utamanya di wilayah Provinsi Sulbar, termasuk di Kabupaten Mamasa,” papar Petrus Iminggus. (ala/mir/c)

Exit mobile version