Site icon Berita Kota Makassar

Anwar Optimis Mampu Tingkatkan Swasembada Pangan

MAMUJU, BKM — Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) kembali menggelar pertemuan. Kali ini, Provinsi Sulawesi Barat ditunjuk menjadi tuan rumah. Pertemuan yang dibuka Ketua Umum APPSI, Syahrul Yasin Limpo yang juga adalah gubernur Sulsel, berlangsung di ballroom Hotel D’Maleo Mamuju, Kamis (31/3).
Pada pertemuan ini, selain dihadiri para gubernur se Indonesia, juga mantan Menteri Negara Otonomi Daerah, Ryaas Rasyid, serta para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait di seluruh provinsi se wilayah Sulawesi. Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, mengatakan, pertemuan ini dimaksudkan untuk membicarakan dalam pengembangan pertumbuhan pada semua sektor di wilayah yang ada di seluruh Indonesia. Utamanya di wilayah Pulau Sulawesi.
”Semuanya harus ditumbuhkan dengan cara kerja bersama dalam mendorong program baik disegi sektor pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, dan memajukan pembangunan infrastruktur. Ketika pembangunan infrastrukturnya sudah maju dan tuntas, maka pastinya juga akan mendorong pada pertumbuhan ekonomi utamanya di wilayah Sulawesi,” ungkap Anwar Adnan Saleh.
Diungkapkan, selama dua periode memimpin pemerintahan di Sulbar, pihaknya telah mengedepankan program pembangunan infrastruktur. Sehingga potensi yang telah dikelola masyarakat pada semua sektor itu akan memberikan transaksinya melalui jalur akses yang baik pula. Karena tanpa ada program yang dilakukan secara baik, maka pastinya juga sebuah harapan keberhasilan yang dicapai, tidak akan mungkin mampu terlaksana secara baik.
Pada kesempatan tersebut, Anwar juga menyinggung tentang potensi pertanian yang ada di wilayah Sulbar. Dikatakan, pihaknya terus mendorong, sehingga produktivitas para petani akan semakin meningkat. Termasuk pada hasil beras yang dicapai pada tahun 2015 lalu. ”Jadi pada tahun 2015 lalu, kami di Provinsi Sulbar, telah mencapai surplus beras sebanyak 112 ribu ton. Sehingga masalah pangan di daerah ini dapat pula membantu pada daerah di provinsi lainnya yang ada di Indonesia,” ujarnya.
Keberhasilan ini, menurut Anwar, optimis akan dapat kembali dicapai ditahun 2016 ini. Pihaknya akan meningkatkan swasembada pangan melalui peningkatan pada sektor pertanian. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah dengan membantu para petani di wilayah ini dengan bantuan bibit unggul padi sebanyak 10.000 ton. Juga mendorong pada pengembangan tanaman jagung seluas 15 ribu hektare.
”Jika program ini berjalan ditahun 2016, maka saya optimis akan mampu menghasilkan lonjakan peningkatan produksi pangan. Sehingga kami di Sulbar dapat membantu daerah lain di Pulau Sulawesi ini untuk mengirim beras berdasarkan permintaan. Termasuk ke Maluku Utara, Maluku Barat yang akan kami suplaikan beras sebanyak 50 ton,” ujarnya bersemangat. (ala/mir/c)

Exit mobile version