Site icon Berita Kota Makassar

Pertama Kali, Bupati Tes Urine Usai Dilantik

IST TES URINE- Pasangan Kalatiku Paembonan-Yosia Rinto Kadang melakukan tes urine usai dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Torut, Kamis (31/3).

MAKASSAR, BKM — Ada yang berbeda dari prosesi pelantikan Bupati/Wakil Bupati Toraja Utara yang digelar Kamis (31/3).
Usai dilantik oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, pasangan bupati/wakil bupati terpilih, Kalatiku Paembonan-Yosia Rinto Kadang langsung melakukan tes urine untuk memastikan jika keduanya bersih dari obat-obatan terlarang dan narkoba.
Pasangan yang menggunakan tagline ‘Saatnya Berubah’ saat pilkada langsung 9 Desember itu melakukan tes urine di kampus III Badan Diklat Provinsi Sulsel di Jalan Pampang Makassar.
Keduanya melakukan tes dalam kondisi masih menggunakan Pakaian Dinas Upacara Besar (PDUB), yang dikenakannya saat pelantikan.
IST
TES URINE- Pasangan Kalatiku Paembonan-Yosia Rinto Kadang melakukan tes urine usai dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Torut, Kamis (31/3).Kepala Badan Diklat Pemprov Sulsel, Irman Yasin Limpo mengaku salut dengan langkah yang dilakukan bupati dan wakil bupati Toraja Utara terpilih.
“Ini pertama kalinya dilakukan. Kami berharap bisa menjadi inspirasi bagi kepala daerah lain. Menurut BNN, ini pertama kalinya dilakukan bupati dan wakil bupati,” jelas Irman.
Aksi tes urine yang dilakukan keduanya kemudian diikuti dengan tes urine 66 peserta prajabatan Badan Diklat yang berasal dari Kabupaten Toraja Utara dan staf Badan Diklat. “Total yang melakukan tes urine sebanyak 106 orang,” jelasnya.
Dia menambahkan, ke depan akan ada aturan, setiap peserta Diklat dan Diklatpim harus mengikuti tes urine sebelum melakukan pendidikan.
“Ini akan menjadi rutinitas bagi peserta prajabatan. Kami akan melakukan MoU dengan BNN untuk itu,” jelasnya.
Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan menjelaskan, aksi yang dilakukan bukan sebatas pencitraan. Namun merupakan simbol atau lambang perlawanan terhadap bahaya narkoba.
Pemberantasan narkoba di Toraja Utara menjadi salah satu program utamanya sebagai bupati terpilih. Karena itu, dia akan bekerjasama dengan BNN untuk mendirikan tempat rehabilitasi narkoba di Toraja Utara, guna memulihkan para pecandu narkoba.
“Itu masuk program 100 hari saya. Saya tidak bisa tidur nyenyak jika itu tidak bisa diwujudkan,” tandasnya.
Lebih jauh dikemukakan, dalam waktu dekat, pihaknya juga akan melakukan tes urine ke seluruh pegawai lingkup Pemkab Toraja Utara.
Bagi pegawai yang terbukti pecandu narkoba, pihaknya akan memberi kesempatan satu kali untuk memperbaiki diri. Namun jika tidak bisa diperbaiki, akan ada langkah tegas yang akan dilakukan, semisal pemecatan terhadap pegawai yang bersangkutan.
Program 100 hari lainnya yang akan dilakukan adalah meningkatkan fasilitas serta infrastruktur di daerah pariwisata itu untuk menggenjot kunjungan ke daerah tersebut. Salah satunya, dengan menggenjot penyelesaian bandar udara yang ditargetkan bisa selesai dua tahun mendatang.
Program lain yang akan menjadi fokus bupati/wakil bupati terpilih adalah menggenjot peningkatkan produksi pertanian, perkebunan, hingga perikanan darat. Selain itu, dia akan menggenjot peningkatan kualitas pendidikan yang dinilai mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.
“Kami berharap kualitas pendidikan di Toraja Utara bisa masuk lima besar se Sulsel ke depan,” jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo berharap pasangan terpilih bisa membawa Toraja Utara lebih baik ke depan.
Dia mengimbau kepada warga Toraja Utara, khususnya yang menjadi tim sukses saat pilkada tidak lagi tersekat-sekat. Semua harus bersatu untuk Toraja Utara yang lebih baik ke depan.
“Dengan ini saya instruksikan agar tim sukses semua kandidat waktu pilkada dibubarkan. Semua harus bersatu untuk Toraja Utara yang lebih baik,” jelasnya.
Dia juga meminta pasangan terpilih fokus dan kompak dalam membangun daerah. Dia tidak ingin mendengar terjadi gontok-gontokan di daerah itu.
“Toraja Utara itu salah satu jimatnya Sulsel. Mari kita jaga dan bangun agar bisa lebih maju,” tegasnya.
Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara dihadiri cukup banyak tokoh daerah itu. Diantaranya Duta Besar Indonesia untuk Peru, Alfred Palembangan. Anggota DPR RI seperti Markus Nari, Yonathan Parapak, John Palinggi, Frederik Batong, Pendeta Lambe, Mathius Salempang dan lainnya. Hadir pula Ketua PDIP Sulsel, Ridwan Wittiri dan Syamsu Niang. (rhm/rus)

Exit mobile version