MAKASSAR, BKM–Kandidat ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Syahrul Yasin Limpo (SYL) semakin terbuka mendapatkan dukungan mayoritas dari peserta Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar Mei mendatang.
Saat ini DPD I dan DPD II Golkar Se Indonesia sudah memberikan dukungan baik secara lisan maupun tertulis agar SYL maju di Munaslub sebagai calon Ketua umum.
Tim pemenangan SYL untuk Golkar 1 Farouk M betta mengaku telah melakukan pendataan para pendukung SYL di Munaslub nanti. “Sedikitnya kita sudah mendapat lebih 30 persen dukungan dari DPD I dan DPD II Golkar se Indonesia,”ujar Aru-panggilan akrab Farouk, Minggu (3/4).
Aru menegaskan bila dukungan ke SYL itu semuanya tertulis, meski awalnya mereka hanya menyampaikan dukungan secara lisan. “Secara kolektif dukugan yang disampaikan delegasi itu dilakukan secara tertulis. Jika dihitung sudah berada pada angka lebih 30 persen”jelas Aru yang juga Ketua DPRD Makassar ini.
Bahkan SYL menurut Aru, optimistis bila sebagian besar DPD Golkar dari provinsi se-Indonesia akan datang ke Makassar guna memberikan dukungan terhadap dirinya maju di Munaslub Golkar.
SYL yang juga Gubernur Sulsel dua periode ini mengaku tidak membutuhkan sosialisasi guna menggalang dukungan jelang Munaslub. Bahkan dia juga sempat menyindir beberapa caketum lainnya yang intens melakukan sosialisasi menggalang dukungan. “Bedannya saya dengan calon lain, mereka kesana kemari menggalang dukungan, kalau saya, Golkar dari provinsi lain yang datang menemui saya,” ujar SYL ditemui di rujab Gubernur Sulsel, Sabtu (3/4).
Mantan Bupati Gowa dua priode itu, kini tengah mempersiapkan untuk melakukan deklarasi pemenangan SYL for 01 Golkar di Solo, Jawa Tengah. Apalagi Ketua Umum Forum Silatuhrahmi Keraton Nusantara (FSKN) Paku Buwono XIII, Sinuhun Tedjowulan mengajak dia untuk deklarasi di kota yang pernah dipimpin oleh Presiden RI, Joko Widodo.
Ajakan ini disampaikan Sinuhun Tedjowulan saat bersilatuhrami dengan SYL di Rujab Gubernur Sulsel. “Kraton Solo datang menawarkan ke saya untuk menggelar deklarasi di kota Solo, karena beliau melihat saya akan maju di Munaslub,” paparnya.
Sinuhun Tedjowulan mengaku, memiliki hubungan emosional dengan SYL, semasa dirinya menetap di Kabupaten Gowa. “Saya dulu komandan Kodim di Gowa. Beliau (SYL) bupatinya, ini silaturrahmi saja dengan beliau,” kata Sinuhun Tedjowulan singkat.
Dalam pertemuan sekitar 45 menit itu, pemangku adat di Solo, tidak banyak membahas tentang Munaslub Golkar, kebanyakan mereka membahas tentang pertukaran budaya karena dirinya sebagai ketua FSKN.
Selain itu FSKN, juga memberikan cendera mata kepada SYL, berupa Keris yang berbalur sedikit emas, dinyakini keris tersebut bukan sembarang keris.