Site icon Berita Kota Makassar

Dituntut Kreatif dan Inisiatif

BKM/CHAIRIL Cahyati Reski Hatriani

MENJADI seorang public relation (PR), selain dituntut mampu berkomunikasi dengan baik, juga harus ramah dan pintar-pintar mengambil hati tamu atapun klien. Salah satu kuncinya adalah memberikan senyuman hangat kepada mereka.
Cahyati Reski Hatriani menerapkan cara itu sejak dipercaya menjadi PR Hotel Santika, Makassar. Bagi wanita kelahiran Samarinda, 23 Maret 1993 ini, seorang PR mesti memiliki kreatifitas dan inisiatif dalam melaksanakan tugas sehari-harinya. Selain itu, PR yang menjadi ujung tombak perusahaan, juga harus mengikuti perkembangan teknologi dan informasi yang terbaru.
Wanita yang hobi traveling ini, mengaku baru pertama kali mendapat kepercayaan sebagai seorang PR. Posisi itu ditempatinya sejak awal Maret 2016. Sebelumnya, anak pertama dari tiga bersaudara ini bekerja sebagai resepsionis di sebuah hotel di Makassar.
BKM/CHAIRIL
Cahyati Reski HatrianiMeski terbilang baru bergabung di dunia PR, Reski –sapaan akrabnya– mengaku tetap enjoy dalam melaksanakan pekerjaannya. Apalagi jadwal kerjanya tidak begitu padat. Sementara waktu liburnya sudah jelas. Karena itu, diapun memanfaatkan kesempatan ini untuk kembali kuliah.
”Sebenarnya dulu sempat bekerja sambil kuliah. Tapi karena jam kerja yang sangat padat, ditambah waktu libur yang tidak menentu, membuat kuliah saya terhenti. Tapi sekarang saya sudah bisa kembali melanjutkan kuliah, karena jam kerja saya tidak seperti dulu lagi. Liburnya juga sudah jelas,” ujarnya.
Selama menjadi PR, Reski mengaku belum menemui kendala yang berarti. Sebaliknya, dia senang berada di posisi ini, karena dapat mengenal banyak orang. Termasuk kalangan pejabat yang datang dan mengikuti kegiatan di hotel tempatnya bekerja.
Reski juga tetap konsisten dalam melaksanakan tugas pokok yang diberikan kepadanya. Ia terus berusaha menawarkan dan memberikan informasi tentang keunggulan serta program yang dilaksanakan Hotel Santika.
Hal itu dilakukan, karena di Kota Makassar terdapat cukup banyak hotel. Disinilah seorang PR dituntut perannya untuk bisa memenangkan persaingan yang sangat ketat.
Semangat yang dimiliki Reski untuk bekerja sambil kuliah, tidak terlepas dari dorongan, dukungan serat doa kedua orangtuanya. Tidak salah jika ia kemudian memiliki harapan dan keinginan untuk bisa membahagikan mereka. Reski berharap suatu saat nanti bisa memberangkatkan keduanya ke Tanah Suci menunaikan ibadah haji ataupun umrah dari hasil keringatnya sendiri. (arf/rus)

Exit mobile version