JENEPONTO, BKM — Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar sesumbar mampu mengalahkan konsep pengelolaan persampahan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui proyek pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) medrn senilai Rp15 miliar. Hal itu diungkapkan Iksan saat meninjau lokasi TPA Jeneponto di atas lahan 2 Ha di Kampung Panaikang, Desa Panaikang, Kecamatan Binamu, Selasa (5/4).
Bupati datang dengan didampingi sejumlah pejabat terkait, masing-masing, Kepala Dinas Tataruang dan Kebersihan Jeneponto, Natsir R Djoha, Kadis PPKAD, Basir Bohari, Kadishub dan Kominfo, Amir S Yunus, Asisten III, Arifin Nur, Site Manager, PT Lima Tujuh Tujuh, Sofyan Sangata selaku pelaksan proyek serta ketua dan anggota DPRD Jeneponto.
“Ini TPA modrn dan saya yakin dan percaya tahun 2016, Kabupaten Jeneponto akan meraih piala Adipura. Dengan proyek ini maka kita bisa mengalahkan konsep pengelolaan persampahan yang dimiliki Makassar seperti TPA Antang,” ujar Iksan sesumbar.
Iksan menjelaskan, proyek TPA Panaikang adalah hasil upayanya menenteng proposal ke pihak kementerian bahkan sampai ke meja Wakil Persiden RI, Jusuf Kalla.
“Kita tidak perlu malu asal untuk memasukkan rakyat Jeneponto. Jadi janganmi selalu cari dimana pak bupati, karena saya intens ke Jakarta tenteng propsal mencari bantuan untuk kita semua,” tandas Iksan.
Site Manager, PT Lima Tujuh Tujuh, Sofyan Sangata mengatakan, TPA yang akan di bangun pihaknya, adalah salah satu TPA paling modern di Indonesia, karena semua bahan yang digunakan didatangkan dari luar Sulsel, mulai dari mesin pengolah sampah hingga hasil pengelolaan seperti pupuk non organik yang dimanfaatkan untuk tanaman.
“Tidak kalah pentingnya, bahwa TPA ini tidak akan menimbulkan bau, karena TPA ini berbasis lingkungan,” kata Sofyan.
Sofyan mengaku, pelaksanaan proyek akan dimulai 9 April dan direncanakan rampung pada 23 Juli tahun ini. (krk-ril/c)