Site icon Berita Kota Makassar

Janji Naikkan Honor Kadus

GOWA, BKM– Kepala dusun dan kepala lingkungan adalah ujung tombak pelaksana pembangunan di tingkat desa. Hal itu sudah menjadi sebuah komitmen dasar disebabkan kepala dusun dan kepala lingkungan adalah aparat yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menegaskan itu saat menyerahkan honorarium 675 kepala dusun/kepala lingkungan masing-masing 537 kepala dusun dan 137 kepala lingkungan dari 167 desa/kelurahan yang bertebar di 18 kecamatan di Gowa. Besaran honorarium ini sebesar Rp 500 ribu. Saat menerima honornya, para kepala dusun dan kepala lingkungan terlihat gembira, apalagi nilai honor ini bertambah dari semula kurang dari lima ratus ribu rupiah. Penyerahan honor ini dilakukan bupati di Baruga Karaeng Galesong Pemkab Gowa, Senin (4/4) siang dihadiri Ketua DPRD Gowa H Ansar Zaenal Bate, Wabup Gowa, H Abd Rauf Malagganni, Sekkab Gowa, H Muchlis dan Kepala BPMPD, Muh Asrul serta para camat.
Dihadapan para kepala dusun dan kepala lingkungan itu, Adnan mengatakan, agar bisa mencapai sukses dalam penyelenggaraan pemerintahan maka aparat ini wajib melaksanakan tugas dan kewajiban secara profesional, bertindak adil dalam menentukan kebijakan serta tidak diskriminatif dalam menetapkan keputusan. Adnan juga meminta agar para kepala dusun dan kepala lingkungan dapat bersinergi membangun kerjasama dengan lembaga-lembaga lain agar tercipta suasana kebersamaan, keakraban dan keharmonisan untuk mencapai kesuksesan. Bahkan terkait penagihan pembayaran PBB, para kepala dusun dan kepala lingkungan diharapkan wajib membantu kepala desa dan lurah.
Putra kedua, Ichsan Yasin Limpo ini pun berjanji akan meningkatkan honor kepala dusun dan kepala lingkungan melalui anggaran desa. Disebutkan Adnan, bahwa dana desa yang tercantum dalam Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2016 ini sebesar Rp78 miliar lebih, sementara anggaran desa yang dialokasi pemerintah kabupaten melalui anggaran desa di tahun ini sebesar Rp87 miliar lebih sehingga dipastikan nilai anggaran desa yang diperoleh menjadi Rp166 miliar.
”Gowa satu-satunya kabupaten di Sulsel yang mengalokasikan 10 persen APBD-nya untuk ADD. Sehingga dengan angka demikian, sudah pastilah per desa akan bisa teralokasi rata-rata Rp 882 juta per tahun,” kata Bupati Gowa. (sar-ril)

Exit mobile version