Site icon Berita Kota Makassar

Enrekang 18 Kali Longsor

ENREKANG, BKM — Musim hujan yang terjadi hampir setiap saat mengakibatkan sejumlah daerah terkena bencana tanah longsor. Namun yang parah pada bulan April ini telah terjadi di wilayah Desa Pana, Kelurahan Kambiolangi dan Desa Tangsa.
Akibatnya bencana longsor merugikan warga setempat. Selain sejumlah bencana longsor pun juga terjadi di beberapa titik. Bahkan jalan poros provinsi pun jadi sasaran longsor. Beruntung longsor yang terjadi tidak mengganggu aktifitas arus lalu lintas.
Kepala Seksi Rehabilitas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Enrekang Syamsul Bahri mengatakan jika saat ini dampak longsor yang terjadi di sejumlah titik telah tergolong parah. Pasalnya lanjut dia, bencana longsor yang terjadi itu mengakibatkan aktifitas warga terganggu. “Ini sudah parah. Aktifitas warga desa terganggu akibat longsor,” kata dia lagi.

Misalnya saja longsor yang terjadi di wilayah Pana baru-baru ini katanya, telah memotong hubungan dua wilayah yakni Pokporan dan Landokadawang. “Jalaurnya tidak lagi dilalui oleh warga karena tumpukan material longsor,” terang Syamsul sembari menambahkan jika para siswa pun kesulitan melakukan aktifitas belajar mengajar karena jalan yang tertutupi material longsor.

Syamsul menjelaskan jika curah hujan yang tinggi mengakibatkan tanah longsor. Apalagi di wilayah kompleks duri lanjutnya, tanahnya labil sehingga memudahkan tanah longsor. “Daerah pengunungan dengan tanah labil, datang hujan makanya muda longsor,” terang Syamsul.

Hal sama juga yang terjadi di wilayah Tangsa Kecamatan Baroko. Aktifitas warga dua kabupaten antara Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Enrekang yang bersebelahan pun terganggu. “Jalur telah tertutupi akibat longsor membuat aktifitas warga terganggu pula,” kata Amiruddin anggota DPRD Enrekang.

Dari data Pusat Pengendali Operasional BPBD Kabupaten Enrekang, sepanjang tahun 2016, mulai bulan Januari hingga saat ini, sudah ada 18 kali kejadian bencana tanah longsor yang parah di Enrekang. (her)

Exit mobile version