Site icon Berita Kota Makassar

Ramadhan, Pertamina akan Tambah Pasokan

MAKASSAR, BKM — Pekan pertama Juni, umat muslim akan memasuki Bulan Suci Ramadan.
PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi Selatan sudah akan mengantasipasi ketersediaan stok elpiji dan bahan bakar minyak (BBM) yang diperkirakan akan mengalami peningkatan penggunaan saat Ramadan.
Sejauh ini, pasokan BBM untuk Sulsel setiap harinya sebesar 3.500 kiloliter (Kl). Antisipasi selama Ramadan, pasokan akan ditambah sebesar 10 persen atau sekira 350 Kl per hari.
General Maneger PT Pertamina MOR VII, Tengku Badarsyah mengatakan, pihaknya akan mulai melakukan penambahan pasokan sejak H-5 Ramadan. Selain itu, untuk memantau pendistribusian BBM berjalan dengan baik, pihaknya pun akan membentuk satuan petugas (Satgas).
Satgas akan mulai bekerja H-10 sampai H+10 Ramadan.
“Kita betul-betul antisipasi BBM ini agar tidak terjadi kelangkaan,” jelas Tengku usai bertemu dengan Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang di Kantor Gubernur, Selasa 19 April.
Ia menambahkan, untuk pasokan yang ada saat ini, itu bisa bertahan 10 sampai 14 hari jika penyaluran tidak lancar.
Dia mengklaim selama ini, penyaluran selama ini selalu terlaksanakan dengan baik dan lancar.
Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang berharap, pertamina betul-betul bisa menjamin pasokan bahan bakar minyak. Tak hanya di kota, daerah terpencil pun harus diberikan pelayanan penyaluran secara baik.
Agus menyampaikan, ada satu pekerjaan berat Pertamina. Di Sulsel, masih ada beberapa daerah yang sulit untuk mendapatkan BBM. Salah satu kendalanya, kendaraan untuk penyaluran yang sulit. “Misalnya di Seko, Luwu Utara harga bensin (premium) itu bisa sampai Rp20 ribu per liter. Itu karena mengangkutnya yang harus pake ojek yang sampai Rp1,5 juta sekali jalan,” papar Agus.
Khusus di bulan Ramadan, permintaan BBM, kata Agus memang sering mengalami peningkatan.
“Ini juga kita minta agar Pertamina betul-betul bisa mengantisipasi itu. Kalau BBM telat, maka bisa berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat,” katanya. (rhm)

Exit mobile version