PAREPARE, BKM — Aplikasi Sistem Informasi Menagemen Rumah Sakit (SIM-RM) type B Andi Makkasau, Kota Parepare bakal difungsikan.
Plt Direktur Rumah Sakit, dr Muh Yamin, mengatakan, pihaknya butuh tenaga ahli komputer untuk pengoperasian aplikasi sistem tersebut.
“Tahun ini segera diterapkan. Kami butuh 40 orang ahli komputer untuk pengoperasiannya,”ujar dr Muh Yamin. Senin (19/4).
Sistem ini menelan anggaran Rp2,3 miliar adalah program yang mampu memaksimalkan sistem menagemen di RSU. SIM-RS merupakan aplikasi pelayanan administrasi cepat.
“Dengan diterapkannya sistem itu, pelayanan RS akan jauh lebih efektif. Semuanya serba cepat, data pasien, obat yang dibutuhkan, hingga biaya yang dibutuhkan semuanya terintegrasi dalam SIM-RS,”jelas dia.
Untuk tenaga operator pihaknya butuh 60 orang tenaga kerja untuk ditempatkan di semua titik ruang poli dan informasi. “SDM yang kami miliki sekarang hanya 26 orang. Kita masih butuh 40-an orang, mereka akan dilatih selama enam bulan, untuk diangkat sebagai tenaga non-PNS BLU,”katanya.
Kini tinggal tenaga operator yang jadi kendala sehingga SIM-RS belum diterapkan. Seluruh perangkat hardware dan software telah lengkap, termasuk kata dia, server induk sebagai pusat data.
“Termasuk berapa biaya yang mesti dikeluarkan pasien. Semuaya terkontrol sehingga dokter ataupun penanggungjawab ruangan tidak bisa macam-macam memainkan obat atau jumlah pelayanan,”ungkapnya. (smr/C)