Site icon Berita Kota Makassar

Kapus SDM Hubla Support ToT Polimarim AMI

MAKASSAR, BKM — Upaya pengelola Politeknik Maritim (Polimarim) AMI Makassar untuk terus meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di jajarannya, mendapat support dari Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Capt Arifin Soenarjo. Alasannya, karena kehadiran Polimarim AMI makassar sangat membantu pemerintah dalam menyiapkan SDM berkualitas.
”Di Politeknik Maritim AMI Makassar ini semua sudah ada. Peralatan untuk praktiknya lengkap,” katanya usai membuka Traning Course for Train The Simulator Trainer and Assessor (ToT IMO Model Course 6.10) di kampus Polimarim AMI, Rabu (20/4).
Panitia Pelaksana, Harry Katuuk dalam laporannya menyebutkan, ToT ini diperuntukkan bagi pengajar dan instruktur simulator. Pesertanya sebanyak 32 orang.
Lebih jauh Capt Arifin menjelaskan, saat ini pemerintahan Presiden Joko Widodo memiliki program tol laut. Untuk mendukung program ini dibutuhkan SDM yang banyak sekali. Kehadiran Polimarim AMI Makassar sangat membantu dalam menyediakan sarjana terapan, yang ahli di lapangan.
”Tenaga yang dibutuhkan untuk bekerja di pelabuhan saat ini beda dengan dulu. Sekarang semua harus memiliki kompetensi. Apalagi sudah masuk MEA (Masyarakat Ekonomi Asean). Persaingannya semakin ketat,” tandas Arifin yang baru dua bulan menjabat sebagai Kapus Pengembangan SDM Hubla.
Dia berharap, ToT yang dilaksanakan Polmarim AMI Makassar ini tidak berhenti sampai disini. Arifin mendorong pengelola kampus untuk melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan.
”Jadi Pak Amrin tolong diordenir. Jangan berhenti sampai disini. Saya akan support tenaga pengajaranya,” janjinya, sambil memegang Direktur Polimarim AMI Makassar, Amrin A Rani yang ada di sampingnya.
Di tempat yang sama, Amrin menegaskan komitmennya untuk terus melakukan upaya-upaya dalam rangka meningkatkan kualitas SDM di kampus yang dipimpinnya. Termasuk pengadaan peralatan pendukung praktik.
”Dalam waktu dekat kami akan melakukan pengadaan cargo handling. Kalau ini sudah ada, berarti semua peralatan yang dipersyaratkan dalam aturan Amandemen Manila sudah kita penuhi,” kata Amrin optimis.
Selain itu, pihaknya juga terus menggalang kerja sama dengan sejumlah perusahaan pelayaran. Jika selama ini sudah ada 20 perusahaan yang menandatangani MoU (Memorandum of Understanding), jumlah itu akan bertambah enam perusahaan. Dengan kerja sama ini, diharapkan para alumni Polimarim AMI Makassar akan semakin diperhitungkan di dunia kerja.
Selama berada di kampus Polimarim AMI, Kapus Pengembangan SDM Hubla melihat langsung fasilitas pendukung untuk praktik para taruna. Salah satunya simulator, yang para tenaga pengajar mengikuti ToT yang akan berlangsung selama lima hari. (rus)

Exit mobile version