Site icon Berita Kota Makassar

Segera Produksi Beras Analog

BANTAENG, BKM — Pemkab Bantaeng akan membangun industri beras analog. Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan, H Zainuddin, Rabu (20/4) mengatakan beras analog berbahan baku jagung akan sangat bermanfaat bagi penderita diabetes.
“Banyak manfaat yang dikandung dan dikonsumsi semua umur, terutama penderita diabetes”,”paparnya.
Direktur Teknologi Agro Industri Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT), Dr Hardaning Pranamuda mengatakan mesinnya akan didatangkan ke Bantaeng melalui BPPT Jakarta. “Mesinnya diadakan oleh BPPT”, katanya.
Untuk volume produksi tergantung pangsa pasar. Kalau permintaan terbatas pada konsumsi rumah tangga, maka mesin yang didatangkan juga berkapasitas kecil.
Jika kelak permintaan meningkat, beras analog akan didistribusi dari BPPT untuk menuputi kekurangan produksi di Bantaeng. “Karena komoditi ini merupakan hal baru, maka BPPT akan mendisitribusikan kepada masyarakat sebagai langkah sosialisasi”, urainya.
“Kita memilih Bantaeng, karena daerah ini adalah sentra jagung”, ujarnya.
Dikembangkannya industri beras analog ini untuk mengantisipasi krisis pangan. Dia mengajak masyarakat agar tidak menggantungkan makanan pokoknya kepada beras padi semata.
“Kita tidak bermaksud mengganti kedudukan beras padi. Tapi kita berharap agar masyarakat mau mengkombinasi makanan pokoknya”, terangnya.
Selain bermanfaat bagi penderita diabetes, Tambah Hardaning, juga bagus dikonsumsi oleh penderita yang kesulitan buang air besar. “Kandungan seratnya banyak. Jadi sangat bermanfaat bagi yang kesulitan buang air besar”, imbuhnya. (wam/C)

Exit mobile version