ENREKANG, BKM — Bantuan kemanusiaan pengungsi tana longsor Parombean Enrekang datang dari berbagai kalangan baik bersifat pribadi maupun kelompok. Salah satunya dari komunitas pencinta motor trail Dhury Trail Adventure Community (D’TRAC) Kabupaten Enrekang.
D’TRAC, Minggu (24/4) menyerahkan bantuan berupa air mineral, beras, peralatan mandi, pembalut wanita, pempers, sayur mayur, ikan kering, ikan basah, kopi, gula, pakaian bekas, selimut dan kelambu.
“Ini hasil penggalang dana D’TRAC yang dilakuan Jumat lalu di Kecamatan Baraka dan Kecamatan Buntu Batu. Alhamdullih dana yang bisa kami kumpulkan sebesar Rp8.253.000,”kata dewan pembina D’TRAC, Asrun Tukan di Lokasi, Minggu (24/4).
Ia mengatakan, pembagian bantuan merata. Pihaknya telah terlebih dahulu mengatur pembagianya menjadi tiga bahagian. “Sebelum menyalurkan bantun ini, kami terlebih dahulu membagi tiga sesui dengan informasi Kades bahwa ada tiga posko tempat penampungan korban.
Ketua Umum D’TRAC (Dhury Trail Adventure Community), M Jalil Al Juddin berharap pengungsi sabar dan iklas menerima cobaan ini. Karena dibalik ini ada hikmanya.
“Kami mengapresiasi Pemkab yang siaga 24 jam standby di lokasi kejadian,”tutup Jalil.
Data BPBD Enrekang, sebanyak 103 Kepala Keluarga (KK) 436 jiwa yang diungsikan di tiga posko. “436 jiwa yang diungsikan di tiga posko,”tutup Sutrisno, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Enrekang. (her/c)