Site icon Berita Kota Makassar

BCA Kembangkan Digital Banking

JAKARTA, BKM — PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengeluarkan dana USD30 juta atau Rp396,22 miliar (kurs Rp 13.207,49 per USD) untuk investasi di perbankan digital atau digital banking pada tahun ini. Ke depan, BCA akan fokus pada digital banking. Saat ini digital banking sangat variatif, sehingga BCA akan mengikuti perkembangan yang ada.
Executive Vice President Strategic Information Technology BCA, Hermawan Tendean dalam acara Finhack 2016 di Jakata, Minggu (24/4), menjelaskan, saat ini BCA juga fokus yang sifatnya aplikasi mobile. Karena ke depan, mobile device itu akan jadi tools yang sering digunakan. Dana investasi USD30 juta tersebut akan lebih banyak tersedot untuk mengembangkan aplikasi pendukung perbankan.
Hermawan mengatakan, untuk mengembangkan aplikasi itu, BCA memperoleh dana investasi dikonversi dari pengurangan dana dan yang sistemnya konvensional seperti ATM. ”Untuk investasi digital banking tahun depan, kami akan berhitung lagi. Kemungkinan naik,” lanjut dia.
Sementara itu, Presiden Direktur BCA, Jahja Setiatmaja, mengatakan, BCA akan lebih terbuka dengan inovasi teknologi. Pengembangan aplikasi dalam digital banking penting mengingat persaingan bisnis saat ini sangat ketat. ”Kalau teknologi digital itu banking itu lebih efesien dan lebih bermanfaat buat kami, ya kami akan invest,” ujar Jahja.
Saat ini, BCA sedang mendalami aplikasi-aplikasi digital banking yang ada di Indonesia mulai dari keamanan dan kemudahannya. BCA juga akan mematenkan sejumlah aplikasi, sesuai dengan ketentuan jika aplikasi itu sangat bermanfaat. (*mir)

Exit mobile version