PAREPARE, BKM — Program Wali Kota Parepare Peduli Lorong, tak hanya bertujuan memperindah dan memberikan penerangan bagi lorong tapi program ini ternyata berdampak pada menurunnya angka kriminalitas. Dari data yang dihimpun di Polres Parepare menyebutkan angka kriminalitas sebelum program peduli lorong, angka kriminal naik, 29 kasus curanmor terjadi tahun 2015¸dan pada tahun 2016 ini, angka tindak kejahatan curanmor menurun dengan 18 kasus.
Program ini berdampak pada keamanan dan kenyamanan warga karena didukung oleh lembaga Celebes Research Center (CRC) yang melakukan survei tahun 2015 lalu. Peduli lorong juga berdampak pada meningkatnya perekonomian warga. “Dulu aktifitas warga malam hari sangat minim, setelah lampu di setiap lorong aktifitas warga makin meningkat hingga malam hari,” ujar Sekkot Parepare Mustafa Mappangara pada saat memimpin coffee morning kemarin.
Tujuan peduli lorong ditegaskan Wali Kota HM Taufan Pawe saat memberikan arahan kepada seluruh jajaranya pada saat menggelar Coffee Morning,
“Program peduli lorong bukan hanya untuk penerangan, tetapi tujuan akhir yang ingin dicapai yakni kenyamanan dan keamanan warga dalam menjalankan aktifitasnya”, ungkapnya.
“Setelah seluruh lorong kita benahi dengan penerangan yang terang benderang, sekarang jalan-jalan lingkungan juga akan kita benahi melalui program peduli lingkungan,” jelas Taufan. (smr/C)