Site icon Berita Kota Makassar

Munchen Tetap Dijagokan

ATLETICO Madrid berhasil menang tipis dengan skor tipis 1-0 kala menjamu Bayern Munchen pada leg pertama semifinal Liga Champion, Kamis (284) dinihari. Berlaga di kandang sendiri, Vicente Calderon, Saul Niguez mencetak gol semata wayang ke gawang Atletico.
Sejak awal pertandingan, para pemain Atletico Madrid langsung tancap gas. Mereka terus menekan pertahanan Bayern. Hasilnya, Saul Niguel mampu mencetak gol cepat di menit 11.
Gol berawal dari aksi Saul yang melakukan serangan seorang diri, dan sukses mengecoh beberapa bek Bayern. Hingga akhirnya, dia melepaskan sepakan dari dalam kotak penalti yang tak bisa gapai oleh Neuer.
Usai gol tersebut, anak asuh Diego Simione langsung bermain dengan bertahan dan terus berkerja keras meladeni serangan dari Bayern. Beruntung, pertahanan Atletico tampil apik dan membuat mereka keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0.
“Kami bermain untuk menang. Mencetak gol dan tidak kebobolan. Pada akhirnya kami menyelesaikan pertandingan dengan baik. Tapi, kami tahu masih akan ada pertandingan berat (di leg kedua),” kata kiper Atletico, Jen Oblak seperti dilansir Football-Espana.
Atletico akan bertandang ke markas Bayern guna melakoni leg kedua pada 4 Mei mendatang. Oblak pun berharap tim asuhan Diego Simeone bisa kembali menampil permainan terbaiknya, dan melaju ke babak final.
“Amatlah penting untuk mencetak golnya, Saul sudah melakukan pekerjaannya dengan baik. Bayern merupakan sebuah tim luar biasa dengan pemain-pemain yang luar biasa pula, tapi seluruh pemain kami menunjukkan kami dapat meredam mereka. Saya harap akan seperti itu lagi di pertandingan berikutnya,” ujarnya.
Fernando Torres mengaku senang dengan kemenangan ini, dan siap kembali bertarung di leg kedua.
“Ini adalah malam yang fantastis dan saya senang untuk semua pendukung Atletico. Kami punya apa yang kita inginkan, yaitu mendapat keunggulan gol yang mendukung kami dan kami masih memiliki leg kedua yang akan datang,” kata Torres, seperti dilansir Football-Espana.
“Kami akan terus berjuang, itulah yang kami lakukan. Bayern memiliki level yang lebih, tapi kami akan terus melakukan hal yang kita mampu lakukan,” sambungnya.
Hal senada juga disampaikan oleh rekan setimnya, Antoine Griezmann. Menurutnya, Bayern tampil lebih baik di babak kedua, namun Atletico berhasil melakukan pertahanan dengan maksimal.
“Kami sangat senang dengan kemenangan. Di babak kedua, kami melihat bahwa Bayern adalah tim besar. Itu lebih baik bagi kita ketika kita kembali ke 4-4-2. Ini mungkin tidak begitu bagus untuk melihat dari TV, tapi inilah permainan kami. Melakukan pertahanan yang kuat dan mengkonversi peluang yang ada (menjadi gol),” sambungnya.
Menyusul kekalahan ini, pelatih Bayern, Josep Guardiola mengaku kecewa dengan permainan timnya. Guardiola mengakui gol dari Saul cukup brilian, dan para pemainnya melakukan kesalahan fatal hingga tercipta gol tersebut.
“Gol mereka (Atletico) adalah gol yang brilian, tapi itu terjadi karena kesalahan kami. Saya tidak senang dengan bagaimana kami bermain,” kata Guardiola, seperti dilansir UEFA.
“Secara keseluruhan pertandingan, permainan kami bagus. Namun, kami memulai laga dengan cukup buruk. Hasilnya ini adalah konsekuensi yang harus diambil dari cara kami bermain dengan lambat,” sambungnya.
Bayern masih memiliki peluang untuk membalas kekalahan ini dan merebut tiket ke final di leg kedua yang berlangsung di Allianz Arena pada 4 Mei mendatang. Namun, dengan catatan harus menang minimal 2-0.
“Hasil (kekalahan) ini tidak terlalu. Kami harus melakukan comeback yang cukup sulit, tapi kami masih berharap bisa melaju ke final,” ujar pelatih yang akan meninggalkan Bayern pada akhir musim ini.
Harapan senada disampaikan Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Kadis Tarkim) Sulsel, Andi Bakti Haruni. Ia menilai, Bayern punya cukup sejarah bisa keluar dari kesulitan. Pada laga berikutnya, dimana Bayern akan menjadi tuan rumah, dia meramalkan kesebelasan itu akan memenangkan pertandingan.
“Saya sih menjagokan Bayern Munchen. Kebetulan pada leg kedua akan menjadi tuan rumah, sehingga posisinya bisa saja berubah. Di atas kertas Munchen lebih bagus,” terangnya, kemarin.
Kemenangan tipis yang diraih Atletico, diakui Bakti Haruni, tidak terlepas dari spirit dan semangat mereka yang bermain di kandang sendiri.
“Melihat performa permainan, karena spirit sebagai tuan rumah, tentu menjadi nilai lebih. Namun jika dibandingkan skill, kolektifitas, dan teknik, Bayern lebih unggul,” ungkap Andi Bakti.
Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel, Jufri Rahman, menjelaskan Atletico Madrid berusaha mengambil inisiatif permainan sejak kick off. Laga baru berjalan 11 menit ketika Saul Niguez berhasil merobek gawang Manuel Neuer lewat proses yang indah setelah melewati empat pemain Bayern sebelum melepaskan tembakan melengkung yang tidak bisa diraih Neuer.
”Dari segi penguasaan bola sebenarnya Bayern lebih dominan, tapi selalu gagal mencetak gol. Meski menang 1-0, Atletico tidak bisa terlalu euphoria karena pekan depan mereka harus menghadapi Bayern di kandangnya yang terkenal angker bagi tim tamu,” kata Jufri. (*-rhm/rus)

Exit mobile version