Site icon Berita Kota Makassar

Mantan Kepsek Hambat Tugas Kepsek Baru

MAKASSAR, BKM–Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar, Ibrahim Saleh geram setelah mendengar adanya oknum dari mantan kepala sekolah (kepsek) yang masih saja menghalangi tugas kepsek yang baru. Termasuk sengaja tidak ingin meninggalkan ruangan kepala sekolah yang selama ini mereka duduki.
“Bagaimana mungkin kepsek yang baru mau bekerja dan menjalankan 18 program Wali Kota Makassar jikasebagian mantan kepsek belum siap memberikan jabatannya. Padahal pak Wali dulu minta mantan Kepsek harus menerima apa yang telah diputuskan dan membantu kepsek baru melaksanakan tugas di sekolah barunya,” ucap Ibe, Minggu (1/5).
Ibe menambahkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Makassar harus lebih aktif dalam mengontrol sekolah-sekolah dan menindak tegas mantan kepsek yang dinilai hanya memperlambat kerja para kepsek baru.
Dan jika hal tersebut dibiarkan, maka kepsek yang baru susah memiliki ruang gerak yang baik untuk melaksanakan tugasnya.
“Disdikbud harus tegas menindaki mantan kepsek yang belum mau melepas jabatannya dan bahkan memperlambat kerja Kepsek baru. Dan itu harus dilakukan oleh Disdikbud Makassar apalagi jelang penerimaan siswa siswi baru dan laporan dana BOS,” tandasnya.
Diketahui, beberapa sekolah di Makassar yang mantan kepseknya belum mau menyerahkan jabatan atau serah terima jabatan kepada kepsek baru yaitu SMAN 5 Makassar, SMK 9, SMAN 6 Makassar dan SMAN 20 Makassar.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Umum (Kabid Dikmenum) Disdikbud Makassar, Ahmad Hidayat membenarkan jika masih ada sebagian mantan kepsek belum bersedia meninggalkan sekolahnya dan melakukan serah terima jabatan. Tetapi dia memastikan dalam waktu dekat para kepsek baru sudah dapat menjalankan tugas tugasnya.
“Memang masih ada beberapa kepsek yang belum meninggalkan sekolahnya seperti memberikan kunci ruangan. Karena menurut saya kemungkinan mereka (kepsek lama) masih punya barang barang pribadi dan perlu waktu untuk membereskan itu semua,” singkatnya. (arf/war)

Exit mobile version