Site icon Berita Kota Makassar

Hasil Tes Folikel Lima Rekan Dandim Belum Keluar

MAKASSAR, BKM — Sudah sebulan sejak kasus penangkapan Komandam Kodim (Dandim) 1408/BS Makassar non aktif, Kolonel Jefry Oktavianus Rotty dalam kasus dugaan narkoba, hasil tes Folikel (tes ranbut) terhadap lima warga sipil yang ikut digerebek bersama Dandim belum juga dikeluarkan pihak BNNP Sulsel.
Pemeriksaan folikel yang dilakukan BNNP Sulsel terhadap lima warga sipil tersebut dilakukan sejak 9 April lalu. Pemeriksaan sistem folikel dilakukan lantaran adanya perbedaan hasil tes urine yang dilakukan pihak Kodam VII/Wirabuana dan BNNP Sulsel.
Dalam pemeriksaannya di Makodam, hasil tes urine kelima warga sipil tersebut dinyatakan mengandung zat psikoaktif. Sementara hasil pemeriksaan tes urine oleh pihak BNNP Sulsel, hanya satu orang saja yang dinyatakan positif mengandung zat psikoaktif.
Kelima warga sipil yang dimakud, yakni Nasri (47) dan istrinya Uci, warga Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa; Bimang, warga Jalan Sungai Limboto, Makassar, Aswar (34), warga Jalan Minasa Upa, Makassar; Fitry, warga Jalan Perintis Kemerdekaan.
Dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Seksi Penyidik Tindaklanjut Pengejaran BNNP Sulsel, AKP Aidil Aqza mengaku masih menunggu hasil pemeriksaan Folikel dari pihak BNN Pusat. “Kami juga masih menunggu, karena pemeriksaan itu di BNN pusat,” ujar Aidil Senin (2/5).
Menurut Aidil, pihaknya belum dapat memberikan komentar banyak sebelum hasil tes Folikel kelima warga sipil itu dikeluarkan pihak BNN.
“Kita juga ini belum tahu. Alasan apa dari laboratorium BNN pusat, belum mengeluarkan hasilnya. Kita belum bisa sembarang mengatakan, kalau belum ada hasilnya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Sulsel, Ishak Iskandar juga tak menampik jika hasil tes Folikel lima warga sipil rekan Dandim non aktif belum dikeluarkan pihak BNN. Menurutnya, proses pemeriksaan itu bisa jadi lama lantaran jenis narkoba yang ditemukan di lokasi penggerebekan lalu merupakan narkotika jenis baru atau New Psychoaktive Subtances (NPS).
Sebelumnya, Kepala BNNP Sulsel, Brigjen Agus Budiman Manalu menjelaskan, lima warga sipil yang diringkus bersama Dandim Makassar non aktifitu hanya satu yang positif menggunakan narkoba.
Diakui, pemeriksaan yang dilakukan pihak Kesdam VII/Wirabuana menyatakan hasil urine kelima warga sipil dinyatakan positif. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan urine di BNNP, hanya satu dari limanya yang dinyatakan positif. Itu pun, kata beber dia, dikategorikan sebagai penyalahguna saja, sehingga dapat diberikan fasilitas rawat jalan. (ish-ril)

Exit mobile version