Site icon Berita Kota Makassar

Soal Mahar, SC Konsultasi ke KPK dan Pajak

IST PENGARAHAN-Caketum Partai Golkar, Syahrul Yasin Limpo mengikuti pengarahan dari SC Munaslub di kantor DPP Partai Golkar Slipi, Jakarta, Senin (2/5).

MAKASSAR, BKM — Kandidat ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Syahrul Yasin Limpo (SYL) bertolak ke Jakarta, Senin (2/5) pagi guna menghadiri undangan panitia pengarah (SC) Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar di Kantor DPP Partai Golkar Slipi Jakarta.
SYL ditemani 11 pengurus DPD 1 Partai Golkar Sulsel. Diantaranya HM Roem, Arfandi Idris, Farouk M Betta, Lakama Wiyaka, Musyafir Kelana AN serta Armin Mustamin Toputiri. Kehadiran mereka guna mendapatkan pengarahan dari steering commite (SC) yang dipimpin HAM Nurdin Halid, dengan anggota diantaranya Dr Ulla, Ibnu Munsyir BW, Theo L Sambuaga, Rambe Kamarul Zaman dan Fredy Latumahina.
Agenda selanjutnya setelah pengarahan, yakni pendaftaran dan pengembalian formulir. Proses ini akan berlangsung, Selasa hingga Rabu (3-4/5).
IST
PENGARAHAN-Caketum Partai Golkar, Syahrul Yasin Limpo mengikuti pengarahan dari SC Munaslub di kantor DPP Partai Golkar Slipi, Jakarta, Senin (2/5). SYL sendirinya dijadwalkan untuk menghadiri serah terima jabatan bupati dan Hari Jadi Luwu Timur, hari ini, Selasa (3/5). Setelah itu rencananya akan kembali ke Jakarta untuk mendaftarkan pencalonannya.
Untuk pendaftaran, SYL sudah menyiapkan semua kelengkapan berkas yang dibutuhkan. Sehingga saat pendaftaran, tidak ada persoalan lagi.
Kepala Biro Humas dan Protokol Sulsel, Denny Irawan, kemarin membenarkan SYL bertolak ke Jakarta. Namun setelah mengikuti agenda partai, Syahrul langsung balik ke Makassar karena akan menghadiri acara di Kabupaten Luwu Timur.
Selain SYL, caketum yang hadir dalam acara di kantor Golkar di Jakarta, kemarin yakni Wati Amir, Indra Bambang Utoyo, Idrus Marham, Airlangga Hartarto, Azis Syamsuddin, Priyo Budi Santoso, Mahyuddin, Ade Komaruddin dan Setyo Novanto. Sementara satu kandidat lainnya, yakni Tomy Soeharto tidak hadir.
Salah satu penjelasan SC pada sosialisasi tersebut yakni berkaitan dengan mahar atau sumbangan bagi setiap kandidat sebesar Rp1 miliar. Meski sudah menjadi keputusan, namun tetap akan dikonsultasikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta kementerian yang berkaitan dengan pajak.
IST
PENGARAHAN-Caketum Partai Golkar, Syahrul Yasin Limpo mengikuti pengarahan dari SC Munaslub di kantor DPP Partai Golkar Slipi, Jakarta, Senin (2/5). “Terkait sumbangan atau mahar kandidat sebesar Rp1 miliar, SC berpendapat masih akan mengkonsultasikan ke KPK dan pajak. Apabila melanggar dan terjadi gratifikasi, maka itu ditiadakan,” ujar tim pemenangan SYL untuk Golkar 1, Farouk M Betta dari Jakarta, kemarin.
Aru, sapaan Ketua DPRD Makassar ini, menjelaskan bahwa sumbangan Rp1 miliar sesungguhnya punya legal standing, yakni dalam Anggaran Rumah Tangga (ART) Golkar. “Namun apabila caketum tidak ingin berpartisipasi, juga tidak apa-apa,” jelas Aru yang juga Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel ini.
Dosen politik UIN Alauddin Makassar, Firdaus Muhammad mengingatkan SYL harus realistis dengan mengikuti hasil pleno DPP untuk membayar mahar Rp1 miliar. “SYL tak bisa menjadikan alasan soal biaya tersebut untuk tidak maju. Sebaliknya, SYL juga harus komitmen maju dengan upaya maksimal, bukan ragu atau mendua,” ujarnya saat dihubungi, kemarin. (rhm/rus)

Exit mobile version