SINJAI, BKM–Sejumlah kandidat pendatang baru mulai muncul jelang Pilbup Sinjai 2018 nanti. Mereka diantaranya H Mappabali, Andi Harun, Nasyit Umar, Andi Irwan Patawari dan Mizar Rahmatullah. Kelima kandidat tersebut akan berkompetisi dengan pemain lama seperti bupati Sabirin M Yahya, Wabup Andi Fajar Yanwar, Andi Seto Asapa, Mahyanto Masda dan Sulthani.
Direktur eksekutif Pedoman Suara Indonesia (PSI) Arief Wicaksono menggambarkan peta kekuatan sementara di Pilbup Sinjai sangat dinamis, apalagi dengan munculnya sejumlah pendatang baru.
Arief menilai pemain lama harus bekerja keras untuk menjaga dan mempertahankan popularitas, akseptabilitas dan elektabilitasnya jika tak ingin dipecundangi oleh pendatang baru.
Apalagi, PSI masing memprediksi jika petahana Sabirin Yahya dan Andi Fajar Yanwar serta Andi Seto masih rawan dan mudah dilampaui. “Dua figur berpotensi bersaing memenangkan Pilkada Sinjai yaitu H Mappabali dan Andi Harun. Keduanya walau baru muncul tapi penerimaan publik cukup bagus, sehingga tergambarkan keduanya dianggap mampu bersaing dengan Andi Seto dan Mahyanto dalam menghadapi petahana di Pilkada nanti,”jelasnya.
H Mappabali dikenal sebagai sosok pengusaha sukses, sementara Andi Harun merupakan politisi sukses di Kalimantan. Ini membuat para elit dan akar rumput di Sinjai yakin keduanya adalah bakal calon kuat nanti. Selain itu, tingkat kepuasan atas kinerja bupati dan wakil bupati di Sinjai masih tergolong rendah dibanding daerah lainnya di Sulsel.
Arief yang juga dekan Fakultas Sospol Unibos 45 ini menggambarkan kinerja petahana Sabirin dan Fajar Yanwar kurang bagus, sehingga masyarakat ingin figur baru di Pilkada Sinjai nanti. “Begitupun wakil bupati Andi Fajar Yanwar juga dianggap kinerjanya kurang menggembirakan, sehingga juga berdampak rendahnya aksetabilitas dan elektabilitasnya,”pungkasnya. (rif)