BANTAENG, BKM — Meski namanya santer disebut-disebut bakal maju sebagai kandidat calon Bupati Bantaeng periode 2018- 2023, namun Abdul Wahab masih bimbang, apakah ikut, meramaikan atau tidak.
Pasalnya, hingga saat ini, Wahab yang menjabat sebagai Sekkab Bantaeng, belum mengambil sebuah keputusan. Dia mengatakan, Pilbup Bantaeng masih tersisa dua tahun lagi. “Waktunya masih lama”, kelitnya.
Wahab mengaku, saat ini dirinya lebih fokus kepada tugas pokoknya sebagai Sekkab. Dia tidak terbawa arus dalam topik perbincangan, siapa yang akan menggantikan Prof Nurdin Abdullah babti. “Maaf, saya fokus melaksanakan tupoksi saya,”kilahnya.
Meski demikian, tim pemenangannya sudah terbentuk beberapa waktu lalu yang diketuai Dr Muh Nasir H Makki. “Iya betul, saya adalah koordinator tim pemenangan pak Wahab jelang Pilkada mendatang,”aku Nasir, Selasa (3/5).
Nasir yang juga Katib Rois Am Pengurus Cabang Nadhatul Ulama (PCNU) Bantaeng, mengatakan, kandidat yang diusungnya itu sudah disosialisasikan. “Sejak terbentuknya tim pemenangan, kami sudah melakukan sosialisasi”, katanya.
Dijelaskan Nasir, bahwa orang nomor satu di jajaran eksekutif Bantaeng ini tidak berambisi menjadi bupati. Tapi karena desakan arus bawah, maka dia mempersilahkan relawannya untuk mensosialisasikan dirinya. “Sebenarnya pak Sekda (Sekkab) tidak berambisi. Tapi dia juga tidak bisa membendung desakan dari akar rumput,” papar penggerak Massa Kalba ini.
Nasir menambahkan, bila relawan Wahab telah menyebar ke seantero wilayah Bantaeng. “Tim relawan sudah menyebar di 67 Desa dan Kelurahan”, bebernya.
Ditambahkan bahwa kandidat yang diusungnya akan menempuh jalur parpol. Sayangnya, dia belum bersedia menyebutkan parpol apa saja yang akan dijadikan kendaraan politik. “Mengenai kendaraan politik, kami merahasiakannya. Hal ini kami lakukan atas dasar berbagai pertimbangan”, pungkasnya. (wam/rif/c)