MAKASSAR, BKM — Hari ini, Senin (9/5), sebanyak 163 ribu peserta SMP sederajat yang tersebar di seluruh kabupaten/kota akan mengikuti UN. Dari total peserta UN, sebanyak 18 sekolah yang tersebar di beberapa kabupaten/kota rencananya akan menggelar UN secara online berbasis komputer.
Ketua Pelaksana UN, Salam Soba mengatakan, sejauh ini, seluruh persiapan yang dilakukan berjalan cukup lancar. Termasuk distribusi naskah soal UN yang sudah rampung secara keseluruhan.
Naskah Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMP/sederajat mulai didistribusikan sejak Kamis, (28/4) lalu.
Khusus untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), menurut Salam, sejauh ini tidak ada persoalan. Sebanyak 19 SMP yang akan menyelenggarakan UNBK menyatakan kesiapannya, termasuk dalam penyediaan prasarana komputer.
“Untuk pelaksanaan UNBK, alhamdulillah 19 sekolah sudah siap,” pungkasnya.
Mengantisipasi terjadinya kebocoran soal, lanjut Salam, dia sudah mewanti-wanti aparat yang menjaga untuk memperketat pengawalan. Dia juga menginstruksikam agar sebelum ujian, naskah ujian tidak dibawa ke sekolah. Harus diamankan di polsek-polsek setempat.
“Nanti pada hari H pelaksanaan ujian baru bisa diambil,” tegasnya.
Dia juga mewanti-wanti agar tidak ada lagi kepala sekolah yang memegang naskah UN sebelum ujian selesai digelar. Itu untuk mengantisipasi terjadinya kebocoran yang dilakukan oleh kepala sekolah seperti terjadi saat pelaksanaan UN SMA/Sederajat.
Penanggung Jawab Pendistribusian Soal Disdik Suksel, Firdausi Topuriti menyampaikan, sebanyak 3.007 dus soal UN sudah disebar ke seluruh kabupaten/kota di Sulsel. Terdiri atas 2.751 soal reguler, 41 dus soal untuk siswa berkebutuhan khusus, 191 dus untuk peserta paket B, dan soal cadangan 24 dus secara bertahap mulai didistribusikan.
Sementara itu, di Kota Makassar tercatat sebanyak 23.218 siswa SMP yang mengikuti ujian nasional.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Makassar, Alimuddin Tarawe kepada BKM, kemarin mengatakan, siswa-siswi SMP sederajat yang ikut UN masing-masing siswa laki laki sebanyak 11.497 orang dan siswi sebanyak 11.721 orang dengan jumlah sekolah yang akan melaksanakan UN sebanyak 259 sekolah.
Sementara untuk sekolah yang melaksanakan UNBK tercatat hanya lima sekolah di Makassar yakni SMP 6, SMP 12, SMP Nusantara, MTS Pettarani dan Internasional School. Namun untuk jumlah peserta yang akan mengikuti system UNBK, Alimuddin mengaku belum mengetahui jumlah peserta.
“Saya belum tahu secara pasti berapa peserta yang akan mengikuti UNBK, tapi saya pastikan persiapan UN baik manual ataupun UNBK sudah dipastikan aman dan siap melaksanakan UN,” katanya.
Ia menambahkan, berbagai persiapan telah dilakukan Disdikbud Kota Makassar baik fasilitas dan juga mengantisipasi terjadinya kebocoran soal UN. Untuk mengantisipasi terjadinya kebocoran soal, Disdikbud Makassar baru akan menyerahkan naskah UN ke sekolah sekolah pada subuh hari pelaksanaan UN dengan pengawalan ketat dari petugas Kepolisian.
“Kita baru akan menyerahkan naskah soal ke sekolah sekolah pada subuh hari dengan penjagaan ketat dari pihak Kepolisian. Itu kita lakukan untuk mengantisipasi terjadinya kebocoran soal seperti yang telah terjadi pada saat pelaksanaan UN SMA. Sementara untuk sarana atau fasilitas seperti komputer atau ruang UN, saya pastikan semuanya sudah siap untuk menggelar UN,” ujarnya.
Hal yang sama juga dikatakan Kabid Pendidikan Dasar Disdikbud Kota Makassar, Hasbi yang mengatakan dirinya telah mendistribusi naskah soal UN ke pulau pulau salah satunya di SMP 39 yang berada di pulau Kodingareng.
“Pelaksanaan UN semuanya telah siap. Khusus yang berada di pulau, kita sudah serahkan soal lebih awal karena dikhwtirkan jika penyerahaan soal di subuh hari akan memakan waktu lama dan mengganggu berjalannya UN yang dimulai pada pukul 07:30 wita,” singkatnya. (arf-rhm/war)