SIDRAP, BKM — Sekolah unggulan atau favorit, bukan jaminan bisa meraih nilai Ujian Nasional (UN) tertinggi. Buktinya, sekolah favorit di Sidrap, kalah bersaing dari sekolah swasta.
Nilai UN tertinggi tingkat SMA sederajat, tahun 2016, di Sidrap, justru di dominasi siswa dari sekolah swasta, yakni Madrasah Aliyah (MA) Pondok Pesantren As-Salman, Sidrap.
Hal tersebut terungkap setelah Dinas Pendidikan mengumumkan hasil pelaksanaan UN, Sabtu (8/5) kahir pekan kemarin.
Sekolah binaan Chairman Fajar Group, HM Alwi Hamu yang berlamatkan di Desa Allakuang, Kecamatan Maritengngae itu, keluar sebagai peraih nilai UN tertinggi tingkat SMA sederajat di Sidrap, tahun ini.
Tahun lalu, predikat peraih nilai UN SMA sederajat tertinggi di Sidrap, diraih oleh siswa SMAN 1 Panca Lautang, Kecamatan Panca Lautang, Sidrap.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidrap, Nur Kanaah, melalui Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Bidmen), Nurlina, tak menampik hasil UN tingkat SMA sederajat di Sidrap itu, tahun 2016 itu.
Tahun ini, peringkat hasil UN SMA sederajat tingkat kabupaten kota se-Sulsel hanya memposisikan Sidrap di urutan ke delapan. Sebelumnya, Sidrap berada di posisi teratas.
Apakah hasil UN SMA sederajat tahun ini jelek?. Hal itu ditampik Nurlina. Menurutnya, meski nilai rata-rata UN SMA sederajat menurun, namun kelulusan siswa tetap 100 persen.
“Dibilang jelek, tentu tidak, sebab, rata-rata peserta UN SMA sederajat di Sidrap tetap lulus 100 persen. Meskipun demikian, kami juga masih temukan siswa dengan nilai di bawah rata-rata,” tandas Nurlina, Ahad (8/5).
Sekdis Dinas Pendidikan Sulsel, Salam Soba, mengakui anjloknya nilai UN SMA sederajat di Sulsel, bahkan secara nasional tahun ini.
Salam menyebutkan, tahun lalu nilai rata-rata Sulsel 6,3. Namun tahun ini sedikit lebih rendah, meskipun posisinya masih di atas nilai standar rata-rata nasional yaitu 5,5.
“Paling rendah penurunannya itu ada pada mata pelajaran Bahada Indonesia. Saya minta hal itu agar menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi UN berikutnya,” pinta Salam. (ady/C)