Site icon Berita Kota Makassar

Stress Membuat Almarhumah Berpulang

MAKASSAR, BKM — Innalillahi wainna ilaihi rojiun, salah seorang pengusaha di Makassar Hj Najmiah Muin berpulang ke rahmatullah, Minggu (8/5) sekitar pukul 01:50 Wita dini hari.
Rumah duka almarhumah Hj Najmiah Muin yang terletak di Jalan Sunu Komp, Unhas blok K/10 Barayya tidak henti dikunjungi oleh keluarga ataupun kerabat untuk melihat terakhir kalinya sosok perempuan yang dikenal baik hati.
Kepergian Hj Najmiah Muin atau akrab disapa bunda meninggalkan duka mendalam kepada seluruh pihak keluarga ataupun kerabatnya. Bahkan tiga anaknya begitu sangat terpukul atas kepergian ibu tercintanya.
Sedikit bercerita di rumah duka, Muh Nur Najmul Muin, anak bungsu dari Najmiah mengatakan, sebelum menghembuskan nafas terakhir di Kota Makassar, ibunya sempat mendapat perawatan perawatan di salah satu RS di Singapore selama 40 hari. Penyakit yang diderita ibunya adalah maag yang menurut tim medis disebabkan karena tingkat stress cukup tinggi.
Pihak keluarga sendiri sempat membawa Najmiah ke RS di Singapore karena diharapkan kesehatan Najmiah bisa sembuh.
“Sekitar 40 hari ibu di rawat di rumah sakit yang ada di Singapore untuk mengobati penyakit maag yang dideritanya,” kata Najmul kepada BKM, kemarin.
Melihat kondisi kesehatan orang tuanya sudah membaik, Najmul bersama keluarganya berinisiatif untuk memulangkan ibunya ke Bandung di rumah keluarga. Di Bandung, Najmiah mendapat terapy untuk melancarkan peredaran darah dan memperbaiki organ tubuh yang kaku pasca di rawat di RS selama 40 hari.
“Sebelum di pulangkan ke Makassar, ibu sempat di bawa ke Bandung tepatnya pada bulan Maret. Di Bandung ibu hanya di terapy untuk melancarkan organ yang kaku,” ucapnya.
Melihat kondisi ibunya cukup membaik, pihak keluarga terutama anak anaknya meminta untuk memulangkan orang tuanya ke Makassar rumah pribadinya. Tepat pada tanggal 29 April, Najmiah di pulangkan ke Makassar.
Saat berada di Makassar, Najmiah tidak memperlihatkan tanda-tanda yang akan meninggalkan keluarganya. Bahkan saat kepergiannya, Najmiah dikatakan sehat.
“Ibu di Makassar tidak memperlihatkan tanda tanda apa-apa, tapi di Minggu (8/5) sekitar pukul 01:50 wita, ibu saya sudah tidak sadar dan meninggal,” ungkapnya sambil mengantar ibunya ke tempat pemakaman.
Najmiah dikebumikan di tempat pemakaman keluaraga yang berada di Kecamatan Monjongloe, Kabupaten Maros. Dengan menggunakan mobil jenazah Alphard berwarna hitam.
Ditempat yang sama, Hasrul salah seorang rekan Najmiah mengaku tidak menyangka jika orang yang dikenalnya adalah perempuan baik hati pergi di usianya 76 tahun. Bahkan dia mengaku tidak bisa melihat terlalu lama orang yang dianggapnya seperti orang tuanya sendiri.
“saya tidak menyangka bunda pergi, padahal itu ibu baik sekali menurut saya,” ucapnya. (arf/war)

Exit mobile version