PAREPARE, BKM — Banggalah menjadi orang Parepare. Pasalnya, dua negara ternama Taiwan dan Belanda mendatangkan dokternya ke Parepare untuk berbagi pengalaman tentang masalah operasi sumbing dan celah langit-langit di mulut.
Tim dokter Taiwan berjumlah sekitar 9 orang meihat langsung pasien di saruni RSU Andi Makkasau yang mengalami penderita bibir sumbing dan celah langit-langit, Senin (9/5).
Sebelum melakukan operasi, para dokter dari Taiwan ini melihat pasien sebelumnya pernah dioperasi,”jadi dokter taiwan ini sidah keempat kalinya datang ke RSU Andi Makkasau,”tutur ketua panitia (Baksos) kegiatan bibir sumbing, dokter Mahyuddin rasyid kepada wartawan.
Menurut, Mahyuddin, Sebanyak sembilan orang dokter dari Taiwan dan empat co-asisten dari Belanda, melihat dari dekat operasi Bibir Sumbing di RS Andi Makkasau, ?
Kehadiran mereka, untuk mempelajari ?proses operasi yang kasusnya jarang terjadi di negara mereka. Ada dua jenis operasi yang dilaksanakan yakni operasi bibir sumbing dan celah langit-langit.
“Kita rutin menggelar baksos ini, nah kasus bibir sumbing hampir tidak pernah terjadi di negara mereka,” jelas Ketua Panitia Baksos,? ?dr Mahyuddin Rasyid,Sp.B.
Operasi itu dilaksanakan dalam rangka bakti sosial Celebes Cleft Center, Asosiasi Dokter se-Asia (Amda) dan tim dokter bedah RS Andi Makkasau.
Mahyuddin mengakui para dokter daro Taiwan ini tidak menyangka ada penyakit semacam ini, sehingga melakukan penelitian, dinegaranya sangat langkah ditemukan seperti itu, termasuk dari Belanda tersebut.
Wakil Direktur. Administrasi RSU Andi Makkasau Parepare, Darnawati, mengatakan, bahwa Parepare harus bebas bibir sumbing, bahkan Parepare dijadikan daerah murah senyum dimana tidak ada lagi Parepare warganya sumbing. (smr/C)