MAKASSAR, BKM–Legislator Partai Gerindra Makassar Erik Horas mengaku tak gentar bila pada akhirnya Andi Idris Manggabarani maju di Pilwali Makassar 2018 mendatang.
Erik yang juga Wakil Ketua DPRD Makassar ini menyatakan apapun yang telah disampaikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Sulsel harus disikapi dengan posistif. “Sikap DPD kita harus sikapi secara positif, tapi kan semuanya punya mekanisme tersendiri termasuk di Partai Gerindra,”ungkap Erick saat ditemui di DPRD Makassar, Senin (9/5).
Kader Gerindra ini juga tidak mau ambil pusing perihal dirinya dihapus untuk maju dalam Pilwali mendatang, sebab yang menetukan hal tersebut adalah survei yang ada di Masyarakat. “Terserah pak La Tinro mau bilang apa tapi dia harus ikut warna dan atribut partai, saya terserah saja tapi kan kemarin saya kaget ada tiga nama karena sebelumnya hanya ada dua saja,”bebernya.
Perihal dirinya akan maju dalam Pilwali nanti, Erick akan menunggu survei di Masyarakat jika dirinya terbukti unggul maka tidak menutup kemungkinan dirinya bakal maju. “Semua yang ditanya mau tidak jadi walikota pasti mau, tapi kan kita lihat juga survei dulu dan saya kira semua kader terbuka dalam melakukan survei,kita optimis saja,” tuturnya.
Di konfirmasi terpisah, Ketua DPD Gerindra Sulsel, La Tinro La Tunrung mengatakan perihal nama yang ia sebutkan akan maju dalam Pilwali masih belum dapat dikatakan, sebab masih memerlukan konfirmasi dan survei di Masyarakat. “Ketiganya baru mau konfirmasi terkait kesiapan maju di Pilwalkot, tapi masing-masing kader masih berpeluang,” ujar La Tinro.
Selain kesiapan, elektabilitas juga akan diperhitungkan untuk mengusung salah satu diantara ketiga nama tersebut. Ketiga nama diatas sementara dalam proses penjaringan. “Kita juga belum mengadakan survei di masyarakat. Dari survei nanti kita bisa jadikan referensi untuk memilih salah satunya Karena tujuan kita yaitu memenangkan Gerindra di Pilwakot nantinya. Tentunya 01 adalah tujuan kita di pilwalkot, bukan 02,” tegasnya. (ita/rif)