RANTEPAO, BKM — Pemkab Toraja Utara menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Rantepao, Rabu (4/5). Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan dalam sambutannya mengatakan peringatan isra mi’raj sebagai momen mempersatukan umat beragama.
”Peringatan Isra Mi’raj dapat mewujudkan Toraja Utara Taman Sari Umat Beragama sesuai dengan visi dan misi Pemkab,” ujar Bupati Kalatiku.
Peringatan Isra Mi`raj Nabi Muhammad dihadiri sejumlah pejabat dan masyarakat muslim Toraja Utara. Bupati menambahkan acara besar keagaam umat muslim Toraja Utara disambut baik Imam Masjid Agung Rantepao Mujahid dan jamaah lainnya. Sebab mampu mempererat tali silaturahim (persaudaraan) bersama masyarakat muslim Toraja Utara.
Dikatakan Kalatiku, tema diangkat dalam kegiatan Isra Mi’raj yang jatuh pada 27 Rajab 1437 H yakni manusia adalah waktu. Memotivasi kepada kita bahwa waktu dimanfaatkan dengan baik, bekerja dan berusaha sesuai tuntunan agama.
”Jika dimaknai bekerja dan berusaha sudah diatur dalam agama masing-masing pemeluknya. Setiap perbuatan diridhai Allah sehingga sifat rakus yang identik dengan korupsi dapat dihindari karena takut akan azab Allah SWT,” jelasnya.
Menurut Kalatiku, program 100 hari Pemkab mengutamakan kebersihan kota dan keindahan estetika lingkungan. Selama Jumat Bersih digelar 21 hari melibatkan semua komponen masyarakat Toraja Utara, termasuk wanita Islam Indonesia Cabang Toraja Utara.
Sungguh luar biasa dan saya bangga serta terharu sebab sifat gotong royong begitu kental didaerah kita tanpa melihat golongan dan agama.
”Kiranya toleransi dan kerukunan umat beragama di Toraja Utara terus berjalan dengan baik, karena bagian dari visi dan misi Pemkab,”imbuh Kalatiku (gus/C).