Site icon Berita Kota Makassar

Tak Ada Toleransi

MAKALE, BKM — Disiplin PNS lingkup Pemkab Tana Toraja terus digenjot. Wakil Bupati Victor Datuan Batara terus melakukan pengawasan demi mewujudkan visi misi mereka yakni unggul dan sejahtera. Pada Senin (9/5) dari 40 PNS terlambat dan tidak masuk kantor tanpa alasan langsung diamankan aparat Satpol PP dan bagi yang tidak masuk kantor dijemput di rumahnya.
Wabup menegaskan pola pikir PNS harus diubah dan wajib meningkatkan pelayanan. Era kepemimpinan Nicodemus Biringkanae-Victor Datuan Batara (Sangmaneta) akan menidak tegas bagi PNS yang melanggar. ”Kalau perlu pemecatan,” tegas Wabup kepada BKM Senin (9/5) usai rapat dengan sejumlah PNS lalai dan indisipliner.
Ketegasan soal disiplin, kata Victor sudah menjadi harga mati. Sebab perubahan akan sulit dilakukan tanpa disiplin dari semua aspek. Disiplin wajib dimulai dari pejabat eselon hingga staf biasa.
Staf yang absen tanpa alasan yang jelas akan dijemput Satpol PP. Kemudian berjanji tidak mengulangi, apalagi bolos saat jam kerja.
Satpol PP, lanjut Wabup, sudah mulai bekerja melakukan razia disejumlah tempat umum dibantu aparat kepolisian, dan bagi yang tertangkap tangan akan ditindak sesuai tingkat kesalahannya.
Kami tidak akan toleran lagi dengan pejabat dan PNS indisipliner. Penyakit malas sudah kronis di Tana Toraja, dan image seperti itu akan dirubah selama kepemimpinan Sangmaneta.
Terpisah anggota DPRD Tator Kendek Rante, menjelaskan soal disiplin PNS dan pejabat harus ditingkatkan karena prestasi dan kinerja diukur dari kedisiplinan dan etos kerja.
Menurut Kendek, pasca Pilkada 9 Desember 2015 lalu, masih banyak PNS yang membandel dan tidak melaksanakan tugas, bahkan kehadirannya di kantor sangat memprihatinkan. (gus/C).

Exit mobile version