MAKASSAR, BKM–Pengurus dan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sangat siap untuk dikritik, sebab tanpa kritikan seseorang akan selalu menganggap bila dirinya yang benar. “Kita siap dikritik supaya ada introspeksi. Jangan sampai kita juga menganggap sebagai orang yang selalu benar,”ujar Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sulsel, Andi Ridwan Wittiri (ARW) dalam kunjungan silaturahminya di redaksi berita kota makassar, Selasa (10/5).
Menurut ARW, PDIP sebagai partai wong cuilik selalu mengedepankan cara-caya yang baik dan benar. Bahkan ketua partai berlambang banteng gemuk ini Megawati Sukarno Putri meminta seluruh pengurus dan kader untuk tidak meniru sesuatu hal yang tidak baik. “Siapa yang meniup angin, maka akan menuai badai,”ujar ARW memberi contoh.
Dihadapan pemimpin redaksi BKM, Muhammad Arsan Fitri, ARW yang juga anggota DPR RI ini berharap agar media juga tetap menyiapkan berita yang kritis, bermanfaat sertasifanya membangun.
Sementara itu, sekretaris DPD PDIP Sulsel Rudi Pieter Goni (RPG) mengungkapkan bila PDIP memiliki hubungan yang sangat erat dengan BKM. Menurut Wakil ketua Komisi D DPRD Sulsel, ini kader PDIP banyak yang muncul kepermukaan tak terlepas dari kontribusi media terkhusus BKM. “Olehnya itu, silaturhami ini sekaligus untuk mempererat hubungan agar PDIP terus tumbuh atas partisipasi media,”jelas mantan legislator Makassar ini.
Dalam kunjungan tersebut, ARW dan RPG ditemani belasan pengurus diantaranya Andi Ansyari Mangkona, Iqbal Arifin, Andi Iin Manaba, Husain Djunaid, Made Merada, Andi Walinga, Nicolaus Beny, Irhamsyah Gaffar, Andi Wilda Pabokori serta humas PDIP Sulsel Ari Ceper. (rif)