MAKASSAR, BKM — Kota Makassar kembali diramaikan dengan kuliner bebek goreng. Mengandalkan citarasa khas, yakni sambal korek dan sambal hijau, pengelola rumah makan Bebek Goyang Sulawesi (Bego’S) yakin kalau Bego’S akan dapat diterima masyarakat Makassar maupun dari luar Makassar.
”Sesuai namanya Bebek Goyang, maka siapapun yang datang menikmati bebek goreng di tempat kami ini, lidahnya akan bergoyang habis. Karena sambal korek dan sambal hijau yang khas dan tidak akan ditemui di rumah makan maupun restoran yang menyajikan menu utama bebek,” kata H Muhlis, ketika ditemui di tempat usahanya di samping gedung PWI Sulsel, Jalan AP Pettarani, Senin (9/5) malam.
Besarnya animo masyarakat menikmati berbagai menu bebek dan ayam di Bego’S tampak dari jumlah pengunjung yang datang tiap harinya. Sejak mulai dibuka pada 2 Mei 2016 lalu, jumlah pengunjungnya mencapai rata-rata 600 sampai 750 orang per hari. ”Jadi Bego’S memiliki tagline, super bebeknya, super empuknya, mantap sambalnya, mantap rasanya, sekali coba pasti mau lagi. Untuk satu potong bebek ditambah nasi dan minum hanya Rp32.500 dan untuk ayam Rp19.000 per potong,” jelas Muhlis.
Menurut Muhlis, sesuai namanya Bebek Goyang Sulawesi, maka bebeknya didatangkan dari Pinrang yang selama ini terkenal penghasil bebek super dan berkualitas. ”Kehadiran Bego’S ini setidaknya juga telah ikut membantu pemasaran para peternak bebek yang ada di Sulsel dan sekitarnya. Selain itu, kami juga telah membuka lapangan kerja baru. Setidaknya ada 40 orang tenaga kerja lokal bekerja di tempat ini,” kata Muhlis seraya menambahkan, rumah makan ini didirikan tujuh orang, yakni H Abbas, H Subhan, Abdul Kuddus, Muh Haeru, Lukman, dan Andi Anshari.
Dengan melihat besarnya animo masyarakat, dalam waktu dekat Bego’S akan membuka gerai baru di beberapa tempat strategis. Di antaranya di sekitar Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. ”Selain menyajikan bebek goreng dengan citarasa khas, kami juga menghadirkan suasana yang nyaman. Dimana, tempat makan dibuat dalam bentuk lesehan dan menggunakan kursi. Kehadiran Bego’S setidaknya menjadi pembuktian kalau bebek Sulawesi bisa tonji eksis di kuliner Nusantara. Bukan hanya bebek dari Jawa,” jelas Muhlis. (mir)
Bego’s Andalkan Citarasa Khas

BKM/AMIRUDDIN NUR CITARASA KHAS -- Pengunjung yang memadati rumah makan Bego'S yang menyajikan bebek goreng dengan citarasa khas.