MALILI, BKM — Belum sepekan bertugas, Kapolres Luwu, Timur AKBP Parojahan Simanjuntak mulai aktif memberikan pengarahan kepada jajarannya.
Pengarahan terkait penggunaan sosial media (sosmed) yang saat ini telah menjamur dan dengan cepat dapat diakses seluruh masyarakat. Acara digelar di Gedung Simpurusiang, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Rabu (18/5).
Kapolres mengatakan sosmed seperti Twitter, Facebook dan lainnya memiliki dampak positif dan negatif bagi pengguna. Karena itu dirinya mengajak seluruh personel di jajaran Polres Lutim agar dapat memilah-milah informasi dari media sosial tersebut.
“Di sosial media sebenarnya ada sisi positif dan negatif sehingga kita harus memilah. Sisi yang positif mari kita ambil dan sisi negatif jangan diambil,” katanya mengingatkan.
Menurutnya, media sosial dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat, sehingga pihak kepolisian harus dapat melihat sisi positif demi kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
“Dulu anak-anak kita hanya aktif bermain dengan permainan tradisional. Sekarang, dengan media sosial karakter anak-anak menjadi berubah dan lebih intens bermain lewat handphone,” jelasnya.
“Anak-anak saat ini lebih aktif berkomunikasi melalui dunia maya dibanding di dunia nyata. Padahal mereka belum mengetahui persis siapa yang mereka temani, seperti apa mereka. Selain itu, dampak negatif lainnya, kurang sopan santun,” tambahnya. (alp/c)
Kapolres Ingatkan Dampak Sosmed
