Site icon Berita Kota Makassar

Wiraswasta Muda Terima Bantuan Modal

MAROS, BKM — Dinas Pemuda Olahraga dan Seni (Dispori) dan Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesai (KNPI) Kabupaten Maros menggelar temu wicara kepemudaan di Gedung Baruga A, kantor Bupati Maros, Rabu (18/5/2016)
Temu wicara ini dihadiri Wakil Bupati Maros, HA Harmil Mattotorang, Kepala Bidang Kepemudaan Dispori Maros, Parawangsa, Kepala Seksi Pembinaan dan Pemberdayaan Kreatifitas Kepemudaan Dispori Maros, Nuryadi, Pimpinan Bank Sulselbar Cabang Maros, Finni Arfianas Azwar dan Ketua KNPI Maros Marjan Massere, serta diikuti ketua dan pengurus sejumlah organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan di Maros.
Wakil Bupati Maros HA Harmil Mattotorang saat membuka temu wicara ini mengemukakan, Pemkab Maros mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini, sebagai salah satu upaya mewujudkan pemerintahan yang transparan dan partisipatif.
Paradigma baru pemerintahan telah menggeser peran tunggal pemerintah menjadi motivator dan dinamisator pembangunan sehingga objek utama pembangunan adalah masyarakat itu sendiri dan para generasi muda harus mengambil posisi dan peran dalam pembangunan sesuai bidangnya.
“Karena itu kegiatan ini menjadi penting artinya bagi pelaksanaan pembangunan terutama dalam rangka transformasi kebijakan pemerintah dan aspirasi generasi muda, sehingga tercipta kondisi saling memahami, organisasi kepemudaan tidak selalu melihat sisi negatif pemerintah,” ungkapnya.
Ia berharap, melalui kegiatan ini organisasi kepemudaan kembali merenungkan peran dan kontribusinya terhadap pembangunan. Dia mengaku, Pemkab tak ingin pemuda kehilangan tenaga, kehilangan inspirasi, dan kehilangan akal sehat, tetapi ingin pemuda menjadi pelopor dalam pembangunan yang bisa mengantar citra dan nama baik daerah melalui prestasi dan karya bakti terbaiknya.
Dalam acara ini dilakukan penandatanganan nota kerjasama antara Bank Sulselbar Cabang Maros dengan KNPI Kabupaten Maros terkait penyaluran kredit wirausaha bagi pemuda. Bank Sulselbar Cabang Maros akan memberikan dukungan permodalan bagi usaha-usaha yang dikola pemuda melalui Pundi Usaha Rakyat (PUR). Kredit ini diberikan dalam bentuk modal kerja dana maksimal Rp20 juta untuk mengembangkan usaha. Dalam penyaluran ini, KNPI akan merekomendasikan kelompok wirausaha pemuda yang ada di tiap kecamatan. (ari-ril)

Exit mobile version