SOPPENG, BKM — Memasuki musim tanam, petani di Desa Timusu menemui kendala yang disebabkan irigasi Langkeme yang selama ini mengairi areal persawahan mereka sementara dalam pengerjaan rehabilitasi setelah mendapatkan anggaran pusat senilai Rp 3,9 miliar
Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak, Jumat (20/5) turun langsung meninjau pengerjaan proyek rehabilitasi irigasi yang terletak di kampung Tenga Padangnge, Desa Timusu, Kecamatan Liliriaja. Untuk mencari solusi bagaimana pekerjaan proyek tersebut bisa jalan sesuai ketentuan namun para petani tetap juga turun sawah seperti biasa meskipun nantinya ada mungkin hambatan sedikit dalam pensuplay air tapi ia yakin pihak teknis bisa mengatasi. Bupati juga melakukan peninjauan bersama dengan Dandim 1423 Soppeng Letkol (Inf) Jeffry Antonius Bojoh, Sekkab Sugirman Djaropi, Kadis PSDA Andi Haeruddin, Plt Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Andi Aswan, Kadis Hutbun Andi Werdin dan beberapa pejabat lainnya. Bupati yang juga mantan ketua DPRD Soppeng dua periode itu berulang kali tegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berusaha agar suplai air bisa terus mengairi persawahan.
“Kita akan terus mengantisipasi kelangkaan air terhadap ribuan hektar areal persawahan di wilayah ini” ujarnya. Langkah yang akan ditempuh Pemkab juga akan memediasi pihak pelaksana proyek dengan petani serta pihak terkait lainnya. Soal proyek pusat, pada intinya Pemkab siap memediasi, bagaimana agar proyek tetap jalan dan petani juga bisa tetap menanam” tambahnya.
“Ini irigasi mengairi ribuan hektar sawah. Tadi solusinya bahwa aliran air yang bisa kita alihkan ya kita alihkan, yang tidak bisa kita alihkan kita terus berdiskusi mencari solusi lainnya” jelasnya. (fir-ono/C)