PAREPARE, BKM — Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe melakukan apel di cell centre 112 dengan mengundang para SKPD di Masjid Agung Parepare, Senin (23/5) kemarin.
Wali Kota dalam sambutannya mengatakan, kejadian sangat membuat kita Pemkot terpukul dimana sudah menjadi bahan publik.
Jujur saja, kurang lebih 2 tahun kita bangun bersama soal pelayanan kesehatan gratis namun tiba-tiba ternodai masalah mayat di bonceng ojek membuat program kesehatan gratis hancur.”Ini disebabkan kurang miskomunikasi,”tutur Taufan.
Taufan tak mau lagi hal ini terulang kembali, peristiwa inilah membuat kita harus termotivasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan gratis,”Kejadian ini menjadi motivasi bagi kita semua dan jangan ada terulang lagi,”terangnya.
Taufan memberikan diskresi kepada Kadinkes untuk melakukan pembenahan. Kadis wajib berkantor satu bulan di kantor cell centre 112 untuk evaluasi.
“Jadi benahi semua apa yang kurang dan jika ada yang tidak bekerja maka jangan segan-segan beri sanksi, saya berikan diskresi kepada kadis kesehatan untuk melakukan tindakan tegas,”tuturnya.
Kadis Kesehatan Parepare, dr Muh Yamin, mengakui kalau sudah berkantor di cell centre 112, dan Yamin sudah menambah personil baik dari medis, petugas jaga maupun satpol PP bahkan armada pun juga disiapkan 1×24 jam sesuai perintah wali kota.
“Kejadian di Puskesmas Madising Na Mario yang berhimbas kepada cell centre 112 membuat kami termotivasi untuk lebih meningkat lagi kinerja,”tutur dr Yamin. (smr/C)