ENREKANG, BKM — Penelantaran anak semakin banyak, kekerasan terhadap anak dan eksploitasi anak serta anak berhadapan hukum semakin meningkat.
Kepala Pantai Sosial Marsudin Putra (PSMP) Toddopuli Makassar Hj Suruati dalam acara Temu Penguatan Anak dan Keluar (TEPAK) di Aula Loka Bina Karya Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Enrekang, Kamis (26/5).
Pihaknya terus melakukan program Children Develotmen Session (CDS) di beberapa daerah salah satunya Kabupaten Enrekang.
“Kegiatan ini melibatkan anak sebagai wujud pemenuhan hak partisipatif,” ujar Hj Suryati yang diapit Sekertaris Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Enrekang Jainuddin.
Menurut Jainuddin, generasi tumbuh menjadi anak yang dapat mengantisipasi hal-hal yang dapat merusak pertumbuhan generasi kedepannya. Salah satunya, menjauhi pergaulan bebas dan mengkonsumsi obat-obat terlarang. “Anak-anakku, hindari pergaulan bebas yang merusak masa depan,” katanya.
Kegiatan ini menghadirkan selain pemateri, dinas sosial, panti sosial juga dari pihak kepolisian Arsyad dan Rahmawati dari pemerhati anak Enrekang. Kegiatan yang menghadirkan 40 siswa siswi dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah kota Enrekang. (her/C)