Site icon Berita Kota Makassar

Hanya Terdiam Saat Dipeluk Ibunya

KELENGKAPAN administrasi tidak dapat dipenuhinya, Aisyah ternyata lahir tanpa akte kelahiran.

Laporan: ARIF AL QADRY

Kuat dugaan, tidak memiliki buku nikah dari pernikahan orang tuanya. Masa kecil Aisyah dipelihara sang nenek.
Empat jam di kantor P2TP2A, Tenri akhirnya membuka ruang untuk Rahma orang tua Aisyah untuk menemui anaknya.
Mulanya anak ini menolak ke kantor, tapi akhirnya datang juga. Saat melihat anaknya, Rahma langsung merangkulnya. Ekspresi Aisyah biasa-biasa saja saat dirangkul ibunya, Aisyah hanya terdiam saja, kedua adiknya yang kadang membuatnya tersenyum.
“Kebaikan ibu kandung tidak ada taranya, pulangmi dulu anak,” saran Tenri ke Aisyah.
Tenri membiarkan keluarga ini bertemu, berbicara, dan saling melepas kangen. Rahma – ibu Aisyah—mengaku telah mencari anaknya dari panti ke panti. Hanya saja, tidak menemukannya. Ia pun menolak disebut menelantarkan anak.
Diceritakan, Nita atau Aisyah meninggalkan rumah, saat keduanya terlelap dalam tidur. Memang anak ini tidak sekolah, beberapa bulan terakhir ini diambil dari nenek yang mengasuhnya. “Sakitka nak, saya pergi ambilki. Masa saya mau buang,” ratap ibunya.
Berdasarkan cerita-cerita inilah, Tim P2TP2A tetap melakukan pemantauan ke keluarga Aisyah ini. Makmur dari Yapta-U dan Paralegal Mariso Itha mendapat tugas memantau perkembangannya. Malah saat diambil kemarin, Aisyah hanya mengenakan baju dibadan. Beberapa lembar baju akan diantarkan ke rumah orangtuanya.
Sebelum mengambil anaknya, kedua pasangan ini bertanda-tangan untuk tidak lalai dalam mengasuh anaknya. Jika… keduanya kembali melakukan hal serupa, maka kedua orangtua ini bersiap-siap menanggung risiko hukum atas kelalaian mengasuh anak.
Tenri menyebut, sesungguh berat mengembalikan Aisyah ke orangtuanya, tapi karena mereka adalah keluarga maka itulah keputusan terbaik. Posisi ibu kandung tetap terbaik diantara posisi lainnya. Memang yang dilakukan saat ini terus memantau perkembangannya. Bagaimana keluarga muda ini membesarkan tiga anak. Beberapa pendampingan akan terus dilakukan, termasuk bagaimana sekolah Aisyah.
Kemarin, saat keluarga ini membawa anaknya kembali ke rumah ‘berboncengan ria’ petugas P2TP2A tidak sanggup menahan haru. Aisyah yang dahulu ditemukan dalam dekapan itu, dilepas pula dengan dekapan.“Tidak mungkin P2TP2A lebih baik dari orangtuanya,” kata Tenri. (arf/war)

Exit mobile version